Daerah

Bang Imam Datangi TPA Ajak Kolaborasi dan Tranformasi ke Masyarakat “Pinggiran”

×

Bang Imam Datangi TPA Ajak Kolaborasi dan Tranformasi ke Masyarakat “Pinggiran”

Sebarkan artikel ini
Imam Wildan Zarkasyi Anggota DPRD Kota Kediri (batik Kuning) saat menyapa dan menjaring aspirasi masyarakat pekerja di TPA Klotok Kota Kediri.(foto:saman)

Kediri,Sekilasmedia.com-Reses Anggota DPRD Kota Kediri dimanfaatkan untuk menyapa dan menampung aspirasi masyarakat untuk bersama sama mendukung pembangunan.Seperti yang dilakukan IMZ atau Bang Imam sapaan akrab Imam Wildan Zarkasyi ST.MM yang berasal dari Partai Golkar Kota Kediri Daerah Pemilihan Mojoroto.

Bang Imam begitu sapaannya, mengadakan Reses bersama para warga pemulung di Hanggar pengolahan kompos TPA Klothok , Jum’at (09/05/2025).pagi.

Disamping menghadirkan para Pemulung dan para pekerja dilokasi TPA, Imam juga menggandeng lembaga lain diantaranya LAZISNU, LAZISMU, dan RUMAH ZAKAT yang sesuai dengan tajuk Reses yang mengankat tema “Kolaborasi dan Transformasi”.

Bang Imam alias IMZ mengungkapkan, adalah kewajiban Dewan untuk turun langsung mendengar dan menampung aspirasi masyarakat terutama masyarakat yang berada di kawasan dipinggiran.

BACA JUGA :  Gelar Operasi Yustisi Sidang Di Tempat, Kapolres Lumajang : Sanksi Tegas Mulai Diberlakukan

“Reses memang kewajiban kami sebagai Anggota Dewan dan kali ini sengaja saya menggandeng para pihak lain untuk berkolaborasi bagaimana bisa memberikan solusi, setelah mendengar keluh kesah para pemulung kita akan cari format yang baik untuk menambah kesejahteraan masyarakat pemulung khususnya” jelasnya.

Lebih lanjut Bang Imam mengungkapkan dirinya menggandeng beberapa pihak harapannya akan ada masukan bagaimana bisa meningkatkan nilai pasar dari barang yang dijual pemulung. Dan tentunya para pihak ini juga punya misi yang sama untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama tentang kesehatan karena di TPA ini rentan dengan yang namanya penyakit

BACA JUGA :  Bupati Sambari Halim Radianto Resmikan RS Eka Husada Gresik

Sementara itu Sutaji selaku Kepala UPT TPA dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Kediri (DLHKP) menuturkan bahwa pekerja yang terikat dengan Dinas sudah tercover jaminan kesehatannya melalui BPJS , sedangkan pemulung bukan kewenangan dari pihaknya.

“Untuk 30 pekerja di TPA yang ada sudah ada jaminan melalui BPJS, sedangkan yang pemulung ini bukan kewenangan kami. Namun kami juga memikirkan dan mengakomodir bagaimana para pemulung bisa memiliki jaminan kesehatan BPJS kelak,”terangnya.

Sekedar diketahui, meski dihinggapi bau yang khas dari sampah sampah yang menggunung disekitar Hanggar TPA, namun Bang Imam Wakil Rakyat yang juga aktivis Lingkungan itu terlihat cukup akrab dan bisa menyatu selaras dengan program serta harapan yang dibawanya.