
Denpasar,Sekilasmedia.com-
Perkelahian antar dua kelompok anak buah kapal (ABK) asal Lombok NTB dan Kupang NTT terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali.
Akibat kejadiannya sejumlah orang mengalami luka luka. Sebanyak 20 orang telah diamankan, 2 orang diantaranya masih ditahan guna penyelidikan lebih lanjut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, Minggu (11/5) membenarkan dengan peristiwa perkelahian itu, terjadi pada Jumat (9/5) pukul 00.30 Wita.
Usai terlibat bentrokan kedua belah pihak saling lapor. Sebagai korban A Aldi (38) dan Buhari (42) asal Lombok NTB, mengalami luka di kepala, melapor ke polisi berdasarkan LP/B/05/V/2025/SPKT, Unit Reskrim Polsek Kwsn Benoa/Polresta/Polda Bali. Pelakunya berinisial RO dan ENS asal NTT.
Sedangkan korban Marthen Tebais asal NTT mengalami luka serius di kepala, menjalani perawatan di Rumah Sakit Surya Husada, melapor ke polisi berdasarkan LP/B/06/V/2025/SPKT Unit Reskrim Polsek Kwsn Pelabuhan Benoa/Polresta/Polda Bali. Yang dilaporkan, AW, AM, BH, SP, YB, BU dan AI.
“Saat kejadian, korban dalam keadaan mabuk minuman keras,” kata AKP Sukadi.
Kronologi berawal saat kelompok ABK asal NTB tiba di Pelabuhan Benoa naik mobil dan turun di Dermaga Barat Selatan atau tepatnya depan Pos II Jalan Ikan Tuna Raya, Benoa. Waktu itu mereka melihat 8 orang ABK NTT sedang minum alkohol di pos.
Mengetahui itu, saksi dan korban membeli makan di sebelah barat pos II, yang tak lama kemudian dihampiri oleh Marthen bersama Ricard Oma dan Ekber Nino. Selanjutnya Marthen mengatakan “kamu nantangin saya, dijawab oleh Arman jika mereka tidak nantagin.
Mendapatkan jawaban itu, tiba tiba Ekber langsung memukul Andika Herliansyah, sedangkan Richard dan teman temanya mengejar saksi dan korban yang lari menuju Kapal Bintang Bahagia 27. Buhari yang saat itu berada di kapal mencoba merelai dengan menghadang Richard dan teman temannya.
Merasa terdesak para ABK asal NTB ini akhirnya melawan, sehingga terjadi perkelahian. Polisi yang menerima laporan bergerak cepat turun ke lokasi dan mengamankan 20 orang serta mensterilkan TKP.
“Kasus ini sudah ditangani Polsek Benoa. Kami menghimbau agar masyarakat ikut bersama sama menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polresta Denpasar,” tandasnya.





