Peristiwa

Pohon Beringin Usia Ratusan Tahun Roboh di Marga, Timpa Sekolah dan Rumah

×

Pohon Beringin Usia Ratusan Tahun Roboh di Marga, Timpa Sekolah dan Rumah

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan proses pemotongan dahan pohon yang menimpa bangunan.(foto: Soni)

Tabanan ,Sekilasmedia.com-
Sebuah pohon beringin besar berusia ratusan tahun roboh di area Pura Puncak Empelan Dalem Semeru, Banjar Umadiwang, Desa Batannyuh Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu 25 Mei 2025, sekitar pukul 03.00 Wita ini, mengakibatkan sejumlah bangunan di sekitar pura rusak parah dan menimbulkan kerugian ditafsir mencapai Rp 500 juta.

Berdasarkan informasi yang didapat, pohon beringin itu tumbang saat ada umat (warga) melaksanakan kegiatan mekemit di Pura Puncak Empelan. Tiba tiba pohon ukuran besar yang berada di depan pura roboh dan menimpa beberapa bangunan.

BACA JUGA :  Warga Kelurahan Dadimulyo Ibu Misliati Diduga Menjadi Korban Tabrak Lari di Jalan Hos cokroaminoto KisaranĀ 

Kapolsek Marga, AKP I Ketut Suandi, Senin (26/5) membenarkan peristiwa pohon tumbang tersebut. Tidak ada korban jiwa namun pohon beringin dengan diameter 3,5 sampai 4 meteran dan tinggi kurang lebih 40 meter itu menimpa sejumlah bangunan.

Adapun beberapa bangunan yang mengalami kerusakan parah, Balai Pesantian Pura Puncak Empelan Dalem Semeru, kamar mandi pura, warung depan pura, pos pecalang, atap SMK N 2 Tabanan dan rumah warga.

BACA JUGA :  Gagal Mendahului, Bus Rombongan Bidan Asal Lumajang Tabrak Truck

“Dugaan awal tumbangnya pohon beringin itu karena pohon sudah tua dan akar tidak mampu menahan beban ranting dan dahan yang rimbun,” kata AKP Suandi.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri mengatakan, usai mendapatkan laporan pihaknya bersama kepolisian setempat, Bhabinkamtibmas, petugas PLN dan dibantu oleh warga langsung melakukan evakuasi.

“Proses pembersihan dilakukan dengan memotong motong tahan yang menimpa bangunan. Kami juga memberikan bantuan terpal untuk menutupi bagian rumah yang rusak sebagai antisipasi hujan,” tandasnya.