Peristiwa

Diduga Diseruduk Sapi Liar, Warga Desa Selulung Ditemukan Meninggal di Kebun

×

Diduga Diseruduk Sapi Liar, Warga Desa Selulung Ditemukan Meninggal di Kebun

Sebarkan artikel ini
Polisi melakukan olah TKP di sekitar kandang sapi di Banjar Mesahan, (foto/Ist)

Bangli,Sekilasmedia.com
Apes menimpa Made Tangsi (78) asal Banjar Mesahan, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya.

Korban meninggal diduga akibat diseruduk sapi liar. Jenazah korban ditemukan terlentang dengan banyak luka di tubuhnya. Kasus ini sudah ditangani Polres Bangli dan Polsek Kintamani.

Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/6), berawal saat korban pergi pamitan ke kebun untuk memberi makan ternak sapi peliharaannya, yang jaraknya hanya 50 meter dari rumahnya, pukul 08.00 Wita.

Hingga sore pukul 18.00 Wita korban tak kunjung kembali ke rumah. Istri korban, Ni Made Serimin (72) pun khawatir mulai mencari keberadaan suaminya itu di sekitar rumah dan bertanya kepada tetangga tapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya.

BACA JUGA :  KAPOLRES LUMAJANG REDAM KONFLIK BLOKADE JALAN

Hilangnya korban kemudian dilaporkan. Saat dilakukan pencarian secara meluas akhirnya pukul 21.15 Wita, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Di lokasi tempat korban ditemukan meninggal, banyak ada bekas jejak kaki sapi, yang menguat dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat diseruduk sapi jantan liar.

Memang di wilayah Desa Adat Selulung ini, banyak sapi jantan yang sengaja dilepas liarkan. Kabarnya sapi jantan yang menyeruduk korban itu akan ditangkap dan selanjutnya dijual.

Kapolsek Kintamani Kompol Nengah Sukerna, Jumat (13/6) membenarkan kejadian itu. Dikatakan, usai mendapatkan informasi Tim Resmob Polres Bangli langsung mendatangi lokasi bersama Unit Identifikasi Polres Bangli dan Unit Reskrim Polsek Kintamani.

BACA JUGA :  Buntut Kepemilikan Lahan Yang Diserobot Yayasan, Warga Duyung Trawas Mojokerto Menuntut ProtesĀ 

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) memang banyak ditemukan ada bekas pijakan kaki hewan sapi,” ujarnya.

Di sebelah timur dimana posisi korban ditemukan meninggal dunia, juga ditemukan seekor sapi jantan yang tengah berkumpul di dalam kandang dengan sapi betina milik korban.

“Setelah proses evakuasi jenazah korban, pihak kami juga melakukan interogasi terhadap saksi saksi,” tandasnya.

Terkait kejadian ini, pihak keluarga korban menyatakan sepakat untuk menerima sebagai musibah dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum yang dibuktikan dengan surat pernyataan.