Daerah

Sarasehan Bertajuk Perempuan Berdaya Untuk Indonesia Raya Bersama 3 Srikandi PDIP.

×

Sarasehan Bertajuk Perempuan Berdaya Untuk Indonesia Raya Bersama 3 Srikandi PDIP.

Sebarkan artikel ini
Kegiatan sarasehan Bertajuk "Perempuan Berdaya Untuk Indonesia Raya" di Desa Japanan, Kec. Mojowarno Jombang pada Kamis 12/6/2025 ( Akhmadi Sekilas media.com )

Jombang, Sekilasmedia.com– Sarasehan yang digelar di balai Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, pada Kamis ( 12/6/2025 ) dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, dihadiri oleh Tri Rismaharini mantan Menteri Sosial sekaligus ketua DPP PDIP, Rieke Diah Pitaloka serta Sadarestuwati atau biasa dipanggil mbak Estu yang sama – sama dari komisi VI fraksi PDIP .

Dalam acara tersebut, ketiga Srikandi dari PDIP ini tidak henti – hentinya memberikan motivasi serta semangat kepada ibu – ibu peserta yang hadir, agar memiliki daya juang sekaligus keberanian serta kemauan untuk berubah. Sehingga mampu mengantarkan putra putrinya menuju gerbang kesuksesan.

Dalam sambutannya Tri Rismaharini juga menekankan bahwa sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil, semua tidak ada yang instan perlu proses yang panjang untuk mencapai suatu keberhasilan. Oleh karena itu diperlukan mental – mental yang tangguh dan semangat pantang menyerah demi tercapainya sebuah cita – cita.

BACA JUGA :  Patroli Malam Tahun Baru, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas

“Saya itu berpikir, klo kemiskinan itu Struktural, itu sama halnya dengan mengatakan Gusti ALLOH itu tidak adil” kata Risma.

“Semua dimulai dari yang kecil, tidak ada yang tiba – tiba menjadi besar kecuali koruptor. Dan itu memang tidak mudah untuk menjadi besar, tetapi bukan berarti tidak bisa yang penting mau atau tidak, kalau kita mau kita bisa merubah kehidupan kita” lanjutnya.

Senada dengan Bu Risma, Rieke Diah Pitaloka yang seorang Artis sekaligus anggota Komisi VI dari Fraksi PDIP, juga turut memberikan dorongan, agar kaum wanita menjadi semakin tangguh dan bisa menjadi perempuan yang berdaya juang tinggi.

BACA JUGA :  Pemkab Mojokerto 6 Kali Berturut-turut Raih WTP LKPD

Rieke “Oneng” menceritakan pengalamannya pada masa kecil, dimana pada masa itu orangtuanya hidup dalam kesusahan, namun petuah dari orangtuanya yang selalu dipegang.

“Biarpun susah, tapi bukan berarti kamu tidak punya harga diri, biarpun susah bukan berarti kamu harus bermental miskin, kalo mental kita miskin kita akan kehilangan jatidiri, jika demikian maka kita akan melakukan apapun untuk yang namanya duit ” ujarnya.

Hal itulah yang kemudian mendorongnya menjadi wanita yang tangguh, pekerja keras demi membantu ekonomi kedua orangtua. Sehingga kesuksesan yang diraih sekarang, adalah bukti dari semangat juang yang panjang, pantang menyerah sekaligus kecerdasan dalam melihat peluang.