Daerah

Ribuan Muslimat NU Kota Mojokerto Padati Masjid Al Fattah, Gebyar Maulid Nabi 1447 H Berlangsung Khidmat dan Meriah

×

Ribuan Muslimat NU Kota Mojokerto Padati Masjid Al Fattah, Gebyar Maulid Nabi 1447 H Berlangsung Khidmat dan Meriah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto sekaligus Ketua PC Muslimat NU, Ika Puspitasari, mengajak jamaah Muslimat NU untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Al Fattah. (foto: doc)

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Ribuan anggota Muslimat NU Kota Mojokerto memadati Masjid Al Fattah dalam peringatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025, Sabtu (6/9). Acara yang diikuti sekitar 1.000 anggota ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan lantunan selawat yang menggema.

Wali Kota Mojokerto yang juga Ketua PC Muslimat NU Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

BACA JUGA :  Banjir Didesa Tempuran, Pemkab Mojokerto Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumbuhan Liar

“Marilah kita senantiasa melantunkan selawat di setiap hembusan nafas kita. Dengan selawat, insyaAllah hati kita semakin lembut, hidup kita mendapat keberkahan, dan langkah kita selalu dalam bimbingan Rasulullah SAW,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Muslimat NU Kota Mojokerto yang telah kompak dan istiqamah dalam menyemarakkan dakwah Islam melalui kegiatan-kegiatan positif, termasuk penyelenggaraan Gebyar Maulid Nabi.

BACA JUGA :  Deklarasi Tolak Politik Uang Hoax dan Sara Pilkada 2024,Bawaslu Kota Kediri Ajak Seluruh Elemen

“Terima kasih kepada Muslimat NU Kota Mojokerto yang selalu solid. Semoga semangat kebersamaan ini semakin memperkuat ukhuwah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang lomba Gebyar Selawat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Lomba ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk menumbuhkan semangat syiar Islam sekaligus meneguhkan tradisi berselawat.