Pendidikan

Kapolsek Pacet Jadi Narasumber Talk Show dan Training Santri 2K26 di Ponpes Amanatul Ummah

×

Kapolsek Pacet Jadi Narasumber Talk Show dan Training Santri 2K26 di Ponpes Amanatul Ummah

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., memberikan materi tentang kenakalan remaja dan bahaya bullying dalam kegiatan Talk Show and Training Santri 2K26 di Ponpes Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/2/2026). Foto: Sekilasmedia.com

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Talk Show and Training Santri 2K26 yang digelar di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Santri Hebat, Berjiwa Kuat dan Bermanfaat” tersebut diikuti sekitar 100 siswa-siswi SMP MTs BP Amanatul Ummah. Acara berlangsung mulai pukul 09.40 WIB hingga selesai dalam suasana aman, tertib, dan penuh antusias.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pacet hadir bersama Kanit Binmas Polsek Pacet AIPTU Rizal Catur, S.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Kembang Belor Aipda Nurali, S.H. Kehadiran jajaran Polsek Pacet ini sekaligus sebagai bentuk sinergi Polri dengan dunia pendidikan dalam upaya pembinaan generasi muda.

BACA JUGA :  4 Spesialis Pencuri Kabel Listrik Keok Diringkus Polisi, 2 Tersangka Sempat di Dor

AKP Mohammad Khoirul Umam dalam materinya menyampaikan berbagai hal terkait kenakalan remaja, mulai dari pengertian, macam, hingga dampak negatif yang ditimbulkan. Ia menjelaskan bahwa kenakalan remaja pada dasarnya merupakan perbuatan yang melanggar norma dan aturan yang berlaku di masyarakat.

“Bentuk-bentuk kenakalan remaja di antaranya penyalahgunaan narkoba, konsumsi alkohol, tindak kekerasan, serta perilaku liar yang tidak terkendali,” jelasnya di hadapan para santri.

Selain itu, Kapolsek Pacet juga memberikan penekanan khusus terkait bahaya bullying atau perundungan. Menurutnya, bullying merupakan tindakan agresif yang disengaja untuk menyakiti, mengganggu, serta menjatuhkan mental korban, dan dapat berdampak serius bagi masa depan anak.

BACA JUGA :  Nama M Ali Kuncoro Jadi Topik Hangat Sebagai Pj Walikota Mojokerto

Ia pun mengimbau para siswa agar tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan bullying, baik kepada pihak sekolah maupun langsung ke Polsek Pacet.

“Saya tekankan kepada adik-adik semua, jangan takut melapor. Bullying harus dicegah sejak dini karena dampaknya sangat besar bagi korban,” tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolsek juga mengajak para santri untuk terus menjaga kebersamaan, kerukunan, serta saling menghormati antar sesama teman, sehingga lingkungan sekolah dan pondok pesantren tetap kondusif dan nyaman.
Kegiatan pemberian materi berlangsung kurang lebih satu jam dan berakhir dalam keadaan aman serta tertib.