Daerah

Bimtek Ormas 2025: Kesbangpol Purwakarta Dorong Tata Kelola Organisasi yang Transparan dan Sinergis

×

Bimtek Ormas 2025: Kesbangpol Purwakarta Dorong Tata Kelola Organisasi yang Transparan dan Sinergis

Sebarkan artikel ini
Bimtek Ormas 2025: Kesbangpol Purwakarta (foto; Ist/Ade Irma/Sekilasmedia.com)

PURWAKARTA, Sekilasmedia.com – Sebagai upaya memperkuat kapasitas dan sinergi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (9/10/2025) bertempat di Aula Kantor Kesbangpol, Jl. Veteran No. 153 Purwakarta.

Kegiatan yang diikuti sekitar 45 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta, Drs. H. Mohamad Ramdhan, M.Si. Turut hadir sejumlah narasumber, di antaranya Kabag Ren Polres Purwakarta KOMPOL Dr. H. Iwan Rasiwan, S.H., M.H., Pasi Intel Kodim 0619/Purwakarta Kpt. Witopo, dan Alfalah Tri Wahyudi, S.H. dari Kejaksaan Negeri Purwakarta.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol H. Mohamad Ramdhan menyampaikan bahwa melalui kegiatan bimtek ini, ormas diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang tata kelola organisasi yang baik serta berperan aktif dalam pembangunan daerah. “Melalui bimtek ini, ormas dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berperan aktif dalam pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ramdhan menegaskan pentingnya pendataan dan administrasi ormas agar seluruh kegiatan masyarakat dapat tercatat secara resmi di Kesbangpol. Ia juga berharap organisasi kemasyarakatan mampu menjalankan perannya secara positif, memberikan kontribusi nyata, dan menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah. “Kami ingin memperkuat kerja sama dan sinergi dengan ormas. Walaupun tahun ini belum ada hibah, kami sudah mengkomunikasikan dengan Pemda agar ke depan bisa kembali memberikan dukungan bagi kegiatan ormas yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tenggelam di Laut Jawa, Lima ABK KM Eka Jaya1 Dibawa Selamat ke Benoa Bali

Sesi pemaparan dimulai oleh KOMPOL Dr. H. Iwan Rasiwan yang menjelaskan bahwa ormas merupakan wadah aspirasi dan kepentingan masyarakat yang memiliki fungsi penting dalam demokrasi dan pemberdayaan publik. Ia menekankan bahwa ormas yang sehat harus memiliki status hukum jelas, akuntabilitas tinggi, serta menjunjung nilai-nilai Pancasila. Selain itu, ormas juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan. “Ormas menjadi agen perubahan sosial yang mampu menginspirasi transformasi masyarakat. Namun ormas juga harus menghindari politisasi dan intoleransi yang dapat merusak sendi kebangsaan,” tegasnya.

Selanjutnya, Alfalah Tri Wahyudi, S.H. dari Kejaksaan Negeri Purwakarta memaparkan peran kejaksaan dalam pengawasan ormas, termasuk fungsi bidang intelijen dalam melakukan profiling terhadap organisasi masyarakat. Ia juga menjelaskan tata cara pelaporan dugaan tindak pidana korupsi oleh masyarakat sebagaimana diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2018. “Ormas dapat menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Namun laporan masyarakat harus disampaikan secara jelas, disertai identitas dan dokumen pendukung sesuai ketentuan,” urainya.

BACA JUGA :  Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Negeri Amankan Piutang PBB Hingga Ratusan Juta

Sementara itu, Kpt. Witopo dari Kodim 0619/Purwakarta menegaskan bahwa ormas memiliki peran besar dalam menjaga persatuan, menumbuhkan solidaritas sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. “Ormas harus menjadi perekat sosial, penyalur aspirasi, sekaligus penggerak gotong royong dan pemberdayaan masyarakat. Apabila ormas ingin melakukan audiensi ke instansi pemerintah, sebaiknya difasilitasi melalui Kesbangpol agar terkoordinasi dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan bimtek ini, para peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai peran, kewajiban, dan tantangan ormas di era keterbukaan informasi saat ini. Kegiatan ditutup pada pukul 12.00 WIB dalam suasana kondusif dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Kesbangpol berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kapasitas ormas di Purwakarta sebagai mitra strategis dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.