Daerah

Evaluasi BLT DBHCHT Tahap 1 Tahun 2025, Walikota Probolinggo Minta Validasi Tepat Sasaran

×

Evaluasi BLT DBHCHT Tahap 1 Tahun 2025, Walikota Probolinggo Minta Validasi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Walikota Probolinggo dr. Aminuddin (di Mimbar) Berikan Arahan Saat Rapat Evaluasi Penyaluran BLT DBHCHT (Foto : Suyitno)

Probolinggo,Sekilasmedia.com – Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Hal ini ditegaskan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, saat membuka Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahap I, Kamis (16/10/2025) siang di Bayuangga Hall, Bromo View Hotel.

Rapat evaluasi ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Kepala BPS Kota Probolinggo Mouna Sri W, perwakilan Bank Jatim, Kepala Dinas Sosial PPPA Madihah, serta unsur Forkopimda yang membahas terkait hasil penyaluran BLT tahap I kepada 3.439 penerima dari total sasaran 3.708 orang.

BACA JUGA :  Menjelang Akhir Tahun 2025, Penebangan Liar Kembali Terjadi: 31 Ribu Pohon Kopi PTPN Tumbang di Ijen

Dokter Amin menjelaskan dana DBHCHT merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat bagi daerah penghasil tembakau. “Kita harus memastikan bantuan ini tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di desil 1 hingga 5. Kalau ada data yang tidak layak, segera dikembalikan agar tidak menimbulkan ketidaktepatan sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketepatan data menjadi kunci penting dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Probolinggo. “Kami bersama Ibu Wakil berkomitmen menurunkan angka kemiskinan hingga dua digit. Data yang akurat akan menjadi dasar semua program pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA :  196 Desa di Kabupaten Mojokerto Terima Bantuan Keuangan Rp.71,5 Miliar

Kepala Dinas Sosial PPPA Madihah, menambahkan, BLT DBHCHT ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi bagi para buruh dikota Probolinggo “Semoga Stimulis Bagi Buruh rokok, petani tembakau, dan masyarakat miskin rentan agar mampu mandiri dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka,” Tukas Madihah.