Kediri,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang -DPUPR Kota Kediri melakukan revitalisasi jembatan dan Normalisasi sungai untuk mengantisipasi luapan air akibat curah hujan yang tinggi. Dan mengoptimalkan tampungan air sehingga tidak menyebabkan terjadinya banjir.

Dari kondisi itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kediri melakukannya di Sungai Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Titik ini difokuskan untuk memgantisipasi musim penghujan yang sering terjadi luapan air hingga sebabkan banjir akibat endapan lumpur yang terbawa arus air.
Kegiatan normalisasi ini selain mengangkat sedimen tana dan endapan lumpur juga dilakukan pembersihan tanaman liar yang tumbuh disepanjang bantaran sungai yang berpotensi menghambat aliran air.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kediri Ir.Endang Kartika Sari, ST. MM. menuturkan tujuan dari kegiatan adalah untuk mengoptimalkan daya tampung air, dan juga memperlancar aliran air sampai ke hilir.
“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengembalikan fungsi saluran air dan mengoptimalkan kapasitas tampungan air, sehingga air dapat mengalir dengan lancar, yaitu dengan membersihkan sedimen dan tanaman liar. Kegiatan ini juga sebagai upaya dalam pencegahan banjir dimusim penghujan” Tuturnya
Hal senada diungkapkan, Kabid Bina Marga DPUPR Kota Kediri Made Dwi Permana, ST., MAP. bahwa rehabilitasi jembatan ini untuk mempekuat Struktur jembatan serta melebarkan saluran air yg berada dibawah jembatan sehingga dapat memperlancar aliran air pada musim penghujan.
“Untuk rehabilitasi Jembatan dengan Ukuran 3x 6 meter dan ditargetkan selesai akhir Bulan Nopember dengan menggunakan dana APBD Tahun 2025,”tambahnya, Jumat (21/11/2025)
Sementara itu dari kegiatan rehabilitasi dan normalisasi mendapat tanggapan positif dari warga sekitar salah satunya Herwanto yang juga salah satu Ketua Lingkungan yang mengaku sangat senang sebab kegiatan rehabilitasi dan normalisasi juga sampai menyentuh lingkungannya yang kebetulan juga dilewati aliran sungai.
“AlhamduliLLah dengan kegiatan normalisasi yang dilaksanakan DPUPR berdampak positif aliran airnya semakin lancar, daya tampung airnya juga maksimal sehingga tidak lagi was was terjadinya lupan air dan tentunya sungai jadi bersih.” jelas Herwanto. (Adv)






