Pasuruan,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mulai melaksanakan kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan Gununggangsir. Hal tersebut ditandai dengan terpasangnya papan informasi proyek di kawasan Jalan Raya Raci – Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Proyek pemeliharaan jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Beji dan sekitarnya ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1.497.458.000. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025, sesuai dengan prioritas penggunaan DBHCHT untuk peningkatan kualitas infrastruktur publik, khususnya akses transportasi yang menunjang perekonomian masyarakat.
Rincian Proyek Sesuai Papan Informasi
Berdasarkan keterangan yang terpasang pada papan proyek, pekerjaan ini meliputi:
Nama Pekerjaan: Pemeliharaan Berkala Jalan Gununggangsir
Lokasi: Kabupaten Pasuruan
Nomor Kontrak: 03.02/17/030.3.08/DISBMCKTR/424.073/2025
Nilai Kontrak: Rp 1.497.458.000
Sumber Anggaran: DBHCHT 2025
Jangka Waktu: 45 hari kalender
Pelaksana: CV Mitrucundo Mandiri
Konsultan Pengawas: CV Mitra Bhakti
Di bagian bawah papan proyek, pihak pelaksana juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pekerjaan dengan mengutamakan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Manfaat untuk Masyarakat
Warga di wilayah Gununggangsir menyambut baik dimulainya pekerjaan pemeliharaan ini. Selama beberapa waktu terakhir, sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan sehingga sering dikeluhkan pengendara, khususnya mereka yang melintas menuju kawasan industri dan pemukiman padat.
Dengan adanya pemeliharaan berkala yang dibiayai DBHCHT ini, masyarakat berharap kondisi jalan dapat kembali nyaman dan aman untuk mendukung aktivitas perekonomian harian.
Pantauan di Lapangan
Hasil pantauan di lokasi menunjukkan papan informasi proyek telah berdiri di tepi jalan dekat area pepohonan dan saluran air. Pengerjaan fisik diperkirakan segera dimulai mengingat durasi kontrak hanya 45 hari.
Petugas mengimbau warga agar tetap berhati-hati selama pekerjaan berlangsung, terutama jika ada aktivitas alat berat serta kemungkinan pengalihan arus lalu lintas di titik tertentu.






