TENTARAKU

Dandim 0815/Mojokerto Ingatkan Pentingnya Kesiapan Personel Hadapi Ancaman Bencana

×

Dandim 0815/Mojokerto Ingatkan Pentingnya Kesiapan Personel Hadapi Ancaman Bencana

Sebarkan artikel ini
Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., meninjau kesiapan personel dan sarana prasarana dalam Apel Gelar Pasukan penanggulangan bencana alam di Lapangan Cikaran Asrama Korem 082/CPYJ, Kota Mojokerto, Senin (5/1/2026). Foto: Sekilasmedia.com

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menekankan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab seluruh personel dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Hal tersebut disampaikan Dandim saat memberikan pengarahan pada Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Alat Kelengkapan (Alkap) dalam rangka Simulasi Penanggulangan Bencana Alam, yang berlangsung di Lapangan Cikaran Asrama Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (5/1/2026) sore.

BACA JUGA :  Bekal Ketangguhan: CPNS Lapas Mojokerto Ditempa Fisik dan Bela Diri Praktis

Dalam arahannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus diawali dari hal-hal sederhana namun mendasar. Ia mengajak seluruh personel untuk membangun kesiapan sejak dini melalui kedisiplinan, ketertiban, serta kesungguhan dalam setiap tahapan kegiatan.

“Setiap unsur harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Kesiapan personel dan materiil menjadi kunci utama dalam penanganan bencana,” tegasnya.

Dandim juga menekankan agar seluruh peserta apel siap mengikuti rangkaian kegiatan lanjutan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Ketepatan waktu, kerapian pasukan, serta keteraturan dinilai sebagai wujud kesiapsiagaan nyata yang harus ditunjukkan di lapangan.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Pastikan Hak Peserta JKN Tak Dibatasi Hari Perawatan

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., dan diikuti sekitar 200 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, instansi terkait, serta relawan kebencanaan.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengecekan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana, di antaranya kendaraan ambulansn instansi guna memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat.