Jember,Sekilasmedia.com – Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Jember, Ade Saputra, Sabtu, mengatakan bahwa penyaluran Minyakita sebanyak 105 ribu liter telah dilakukan di pasar-pasar tradisional dan toko pengecer di Kabupaten Jember.
“Penyaluran Minyakita langsung ke pedagang maupun pengecer di Bulog Jember sudah dilakukan. Hingga saat ini jumlah yang telah disalurkan di wilayah Bulog Jember mencapai 105 ribu liter,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sesuai tugas dari pusat, penyaluran Minyakita diprioritaskan kepada pedagang di pasar-pasar tradisional yang telah terdata oleh dinas terkait. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter.
Adapun harga jual Minyakita dari Bulog ke pedagang ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter. Selanjutnya, pedagang diwajibkan menjual kembali kepada konsumen dengan harga maksimal sesuai HET, yaitu Rp15.700 per liter.
“Dengan demikian pedagang dapat menjual Minyakita sesuai HET demi menjaga stabilitas harga dan pasokan, utamanya menjelang Ramadhan 1447 H,” katanya.
Selain itu, pihak Bulog Jember juga mengedukasi para pedagang agar menjual Minyakita sesuai ketentuan HET. Ditargetkan, penyaluran Minyak Goreng Rakyat (MGR) Minyakita sebanyak 400.000 liter langsung ke pedagang dapat selesai pada Februari 2026, sehingga siap menghadapi peningkatan permintaan pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pihaknya juga mengimbau seluruh pedagang yang menjual MGR Minyakita agar tidak melakukan penimbunan maupun menaikkan harga jual di luar ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Perdagangan. Pasalnya, Bulog bersama tim Satgas Pangan akan melakukan monitoring secara berkala terhadap alur distribusi komoditas Minyakita.






