Hukum

Lapas Mojokerto Tingkatkan Pengawasan dengan Tes Urine

×

Lapas Mojokerto Tingkatkan Pengawasan dengan Tes Urine

Sebarkan artikel ini
Upaya deteksi dini narkotika, Lapas Mojokerto laksanakan tes urine sebagai bentuk pengawasan internal dan penguatan integritas.(foto: doc lapas)

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan tes urine bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang digelar di Aula Serbaguna Lapas Mojokerto. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas.

Pelaksanaan tes urine tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keterlibatan pegawai maupun narapidana dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba.

Seluruh pegawai Lapas Mojokerto mengikuti tes urine tanpa terkecuali sebagai bentuk keteladanan, integritas, dan komitmen bersama dalam mendukung pemberantasan narkotika. Selain itu, sejumlah WBP juga turut mengikuti tes urine yang dipilih secara acak guna memastikan pelaksanaan berjalan objektif dan transparan.

BACA JUGA :  Keterlaluan, Suami Tega Paksa Istri Layani Threesome Saat Mentruasi

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa tes urine ini merupakan bagian dari pengawasan internal dan pencegahan dini. “Tes urine ini kami laksanakan sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini agar tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di Lapas Mojokerto, baik oleh pegawai maupun WBP,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia berharap, melalui tes urine ini, budaya kerja yang bersih dan berintegritas dapat terus terjaga.

BACA JUGA :  Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu di Desa Kuala Bangka Labura

Salah satu WBP yang mengikuti tes urine menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif dalam proses pembinaan. “Dengan adanya tes urine ini, kami jadi lebih sadar dan termotivasi untuk menjauhi narkoba serta fokus menjalani pembinaan dengan baik,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan tes urine secara berkala ini, Lapas Mojokerto terus menegaskan komitmennya dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, aman, dan berintegritas.