Daerah

Evaluasi Tahun 2025 Dan Persiapan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tahun 2026

×

Evaluasi Tahun 2025 Dan Persiapan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim membuka Rapat Koordinasi Evaluasi dan Persiapan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tahun 2026 ( foto/Sekilasmedia.Com/Her)

 

PALEMBANG,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kota Palembang membuka tahun 2026 dengan semangat optimisme tinggi dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi dan Persiapan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tahun 2026 di Kantor Bappeda, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Aprizal yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah menekankan bahwa Palembang kini berada dalam tren pertumbuhan positif. Berdasarkan data BPS hingga Triwulan III 2025, ekonomi Palembang tumbuh 5,8296, meningkat dari Triwulan 1 (51496) dan Triwulan II (5,606).

“Capaian ini adalah buah dari sinergi kita semua. Namun, kita tidak boleh cepat puas. Amanat RPJMN menargetkan ekonomi nasional tumbuh 8X6 di 2029, dan Palembang harus menjadi motor penggerak utama untuk mewujudkan itu,” tegas Aprizal.

Sekda Aprizal menegaskan ada 9 mandat krusial dari Pemerintah Pusat yang harus dijalankan:

BACA JUGA :  4 Polres Jajaran Polda Jatim Lakukan Asistansi Pengendalian Massa di Polres Gresik

1. Percepatan realisasi APBD untuk stimulus ekonomi
2. Peningkatan investasi (PMA dan PMDN)
3. Akselerasi proyek infrastruktur daerah
4. Pengendalian harga bahan pokok (inflasi)
5, Pencegahan perdagangan ilegal
Ekspor Imfor)

6. Perluasan lapangan kerja

7. Peningkatan produktivitas pangan berbasis potensi lokal 8. Penguatan industri manufaktur

9. Penyederhanaan perizinan berusaha

Aprizal menekankan, rencana aksi harus terukur agar Palembang tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi benar-benar menjadi kota berdaya dan sejahtera bagi masyarakat.

Sekda memberikan apresiasi kepada unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Bank Indonesia, hingga BPS yang telah berkolaborasi menjaga stabilitas ekonomi sepanjang tahun 2025. Untuk tahun 2026, ia menginstruksikan setiap OPD agar disiplin melaporkan data real-time ke sistem pusat paling lambat tanggal 20 setiap bulan.

 

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Palembang, Dr. Korlena, menegaskan rapat koordinasi awal tahun ini tidak bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum evaluasi kinerja pelaporan tahun 2025 serta penyatuan langkah menghadapi tantangan ekonomi 2026.

BACA JUGA :  Bupati Jombang Membuka Giat TMMD Ke 111 di Desa Munungkerep Kecamatan Kabuh

Menurutnya, konsistensi OPD dalam menginput data ke sistem pelaporan pusat menjadi sangat penting karena kondisi ekonomi Palembang dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Rakor ini bertujuan menyatukan langkah menghadapi 2026. Arahan Ketua Tim sudah jelas agar seluruh OPD konsisten dalam pelaporan, karena dari sanalah potret ekonomi Palembang terlihat N setiap bulan,” ujar Korlena.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada OPD yang dinilai paling disiplin dalam pelaporan data. Bappeda sebagai sekretariat tim terus melakukan pendampingan guna menjaga konsistensi dan kualitas data.

“Kami terus mendampingi OPD dalam proses input data. Penghargaan ini merupakan motivasi dari Bapak Wali Kota agar kedisiplinan tetap terjaga demi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Palembang tutupnya.(ril/Her)