Kuliner

Inovasi Jajanan Lokal, Donat Labu Kuning Hadirkan Rasa Berbeda di Mojokerto

×

Inovasi Jajanan Lokal, Donat Labu Kuning Hadirkan Rasa Berbeda di Mojokerto

Sebarkan artikel ini
penjual donat labu seribuan. (Foto: Shalvana)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Usaha Donat Labu by Zull mulai menarik perhatian warga Mojokerto. Donat berbahan dasar labu kuning ini dijual dengan harga seribuan di kawasan Jl. Surodinawan, tepatnya di depan Gedung DPRD Kota Mojokerto, dan hadir sebagai alternatif donat yang berbeda dari biasanya. Usaha ini mulai berjalan sejak September 2025 dan perlahan mendapat tempat di hati pembeli.

Karyawan Donat Labu by Zull (Nisa) mengatakan ide usaha ini muncul karena ingin menghadirkan sesuatu yang belum umum di pasaran. Selama ini, donat lebih dikenal berbahan kentang. “Kalau donat kentang sudah biasa, sedangkan donat dari labu masih jarang, apalagi di Mojokerto,” ujarnya saat ditemui.

BACA JUGA :  Gurih, Renyah, dan Bikin Nagih! Sate Jeroan Goreng Bang Ben Jadi Favorit Pecinta Kuliner Mojokerto

Donat labu ini dibuat menggunakan labu kuning sebagai bahan utama. Meski bahannya berbeda, bentuk donat tetap dipertahankan seperti donat pada umumnya. Hal ini sengaja dilakukan agar pembeli tetap merasa familiar saat pertama kali mencoba.

Untuk penjualan, Donat Labu by Zull buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 13.00 WIB. Pembeli paling banyak datang di pagi hari, terutama warga yang melintas atau beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. “Alhamdulillah, ada juga pelanggan yang sering balik beli,” kata Nisa.

Soal rasa, topping yang paling diminati masih tergolong sederhana. Donat dengan topping gula halus menjadi favorit pembeli karena rasanya ringan dan cocok untuk semua kalangan. Selain itu, tersedia juga topping lain seperti susu bubuk dengan harga yang menyesuaikan.

BACA JUGA :  Nikmati Kuliner Malam Hidden gem di Warung Lesehan Tombo Luweh "Mbah Umar" Mojokerto

Saat ini, donat dikemas menggunakan kardus coklat standar dengan cap nama usaha. Pemilik mengaku belum banyak melakukan inovasi kemasan, namun terbuka jika ke depan produknya dikembangkan dengan tampilan yang lebih menarik. “Kalau ada kemasan atau nama yang lebih keren, saya tertarik,” ungkapnya.

Ke depan, Karyawan Donat Labu by Zull berharap usahanya bisa semakin dikenal luas. Ia ingin produknya lebih viral dan suatu saat memiliki toko sendiri yang lebih proper, seperti merek donat besar lainnya. Dengan peminat yang terus bertambah, donat labu ini berpotensi menjadi salah satu jajanan khas Mojokerto