Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kerajinan tas rajut handmade kini semakin banyak diminati di kalangan masyarakat karena memiliki nilai tersendiri sebagai aksesoris, dibuat dengan berbagai model dan warna yang diproduksi secara manual dan dipasarkan di lapak-lapak lokal, sebagai upaya bertahan dan berkembang di tengah persaingan produk buatan massal.
Kerajinan tas rajut menjadi salah satu produk handmade yang masih bertahan dan terus berkembang di tengah populernya produk buatan massal. Tas rajut handmade dinilai memiliki keunggulan tersendiri karena setiap produk dibuat secara manual, sehingga menghasilkan bentuk, motif, dan ciri khas yang berbeda satu sama lain.
“Saya memilih tas rajut karena tampilannya yang unik dan berbeda dari tas produksi massal lainnya. Selain itu, dari segi harga tidak jauh berbeda .” Ujar Farida selaku pembeli.
Kerajinan tas rajut tersebut dibuat oleh ibu Somatin, perajin lokal yang berdomisili di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang secara konsisten mengembangkan produk tas rajut handmade dengan mengutamakan fungsi dan estetika sebagai upaya mempertahankan kerajinan tangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Selain dari segi keunikan, tas rajut juga memiliki fungsi ganda sebagai aksesoris fashion yang unik, estetik, dan chic untuk berbagai gaya kasual hingga formal sekaligus sebagai wadah fungsional untuk membawa barang sehari-hari. Tas ini ramah lingkungan, tahan lama, dan sering dijadikan pilihan produk handmade yang bernilai seni, oleh-oleh, atau souvenir.
Proses pembuatan tas rajut membutuhkan ketelatenan dan kesabaran waktu yang tidak singkat. Dalam satu tas, pengrajin harus merajut benang satu persatu hingga membentuk pola yang diinginkan. Tas dengan bahan rajut atau crochet dikenal sebagai bahan yang kuat dan tahan lama.
Proses pembuatan tas rajut melibatkan persiapan benang dan hakpen, dimulai dengan membuat alas, berlanjut ke pembentukan badan tas dengan motif tertentu, penyelesaian tali, dan diakhiri dengan pemasangan furing, resleting, atau kancing untuk hasil akhir yang fungsional dan rapi.
Meski masih banyak peminat, persaingan bisnis tas rajut semakin meningkat, seperti persaingan harga dan kualitas. Namun, kualitas setiap produk tidak bisa dibohongi karena dibuat secara manual dan ketelitian setiap produknya. Dengan dukungan dari masyarakat kerajinan tas rajut diharapkan terus berkembang dan mampu menjadi produk unggulan daerah.





