BISNIS

Nail Art Lokal Kian Berkembang, Peluang Usaha Kreatif Anak Muda

×

Nail Art Lokal Kian Berkembang, Peluang Usaha Kreatif Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Delvira, pelaku perintis usaha nail art. (Foto: Shalvana)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Usaha kreatif di bidang kecantikan terus berkembang, salah satunya nail art lokal yang kini semakin diminati. Di Mojokerto, tren nail art tidak lagi sekadar hiasan kuku, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama bagi anak muda dan ibu-ibu muda. Kondisi ini membuka peluang usaha kreatif yang cukup menjanjikan bagi generasi muda.

Delvira, pelaku usaha nail art asal Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Mojokerto, mengaku awalnya terjun ke dunia nail art karena kegemarannya menggunakan nail art sendiri. Dari kebiasaan tersebut, ia melihat potensi besar karena banyak perempuan mulai memperhatikan detail penampilan. “Nail art sekarang sudah seperti skincare, rasanya kurang lengkap kalau tidak rutin,” ujarnya. Berbekal kursus nail art dan pengalaman bekerja di salon kecantikan, Delvira memberanikan diri membuka usaha sendiri.

BACA JUGA :  Semangat Hari Pahlawan, PLN Luncurkan Program “Power Hero”, Beri Diskon 50% Tambah Daya

Sebelum resmi dibuka, Delvira mempersiapkan usahanya selama kurang lebih tiga bulan, mulai dari alat, bahan, hingga tempat. Usaha nail art tersebut resmi dibuka pada 12 Oktober 2024. Menariknya, hanya dua hari setelah dibuka, ia langsung mendapatkan customer pertama yang puas dengan hasilnya dan membantu mempromosikan ke orang lain. Dari situlah usahanya mulai dikenal dan terus berkembang.

Menurut Delvira, peminat nail art di daerah Mojokerto terus mengalami peningkatan. Banyak perempuan menjadikan nail art sebagai penunjang kepercayaan diri dalam berpenampilan. Mayoritas pelanggan yang datang berasal dari kalangan anak muda dan ibu-ibu muda yang ingin tampil rapi dan menarik dalam berbagai aktivitas.

Ia menilai usaha nail art menjadi peluang yang menjanjikan karena kini dianggap sama pentingnya dengan perawatan diri lainnya. Banyak orang merasa kurang percaya diri jika kuku terlihat polos. Dengan menawarkan harga yang terjangkau, kualitas yang baik, serta pelayanan yang memuaskan, usaha nail art dinilai memiliki potensi keuntungan yang cukup besar.

BACA JUGA :  Sentra Pembuatan Sandal di Desa Toyomarto Singosari Malang, Bertahan dan Berkembang di Tengah Persaingan

Dari sisi modal, usaha nail art tergolong tidak terlalu berat bagi pemula. Modal awal yang dibutuhkan antara lain gel polish, UV lamp, dan peralatan manicure. Perlengkapan lainnya bisa dilengkapi secara bertahap sesuai perkembangan usaha dan permintaan customer. Saat ini, Delvira juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram @dbeautife_nailash dan TikTok @dbeautife_Nailash untuk promosi, yang terbukti sangat berpengaruh mendatangkan pelanggan.

Meski begitu, Delvira mengakui tantangan terbesar di awal merintis usaha adalah mental dan rasa ragu untuk bersaing. Namun dengan keyakinan dan semangat, semua bisa dilewati. Ia pun berpesan kepada anak muda agar tidak takut memulai usaha kreatif. “Lawan rasa ragu dan jangan menunggu sempurna. Selama ada kemauan dan konsistensi, peluang itu pasti ada,” pungkasnya