Daerah

Pengajian Sore dan Takjil Gratis, Daya Tarik Ngabuburit di Masjid Agung Darussalam Mojokerto

×

Pengajian Sore dan Takjil Gratis, Daya Tarik Ngabuburit di Masjid Agung Darussalam Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Dian, jamaah ngabuburit Masjid Agung Darussalam. (Foto: Shalvana)

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Masjid bersejarah tidak selalu identik dengan suasana yang kaku. Di Kabupaten Mojokerto, Masjid Agung Darussalam justru menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk ngabuburit saat Ramadan. Selain dikenal memiliki bangunan yang megah dan aesthetic, masjid yang berlokasi di Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko ini juga rutin menghadirkan berbagai kegiatan menarik menjelang waktu berbuka puasa.

Selama Ramadan, aktivitas ibadah di masjid ini semakin ramai. Salah satu kegiatan yang rutin digelar adalah pengajian menjelang berbuka puasa. Bahkan pada Ramadan 1447 Hijriah tahun ini, panitia masjid menghadirkan pengajian bersama KH. Mughni Wahab yang berlangsung pada 23 Februari 2026 pukul 16.45 WIB. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan sekitar 250 porsi takjil gratis untuk jamaah yang hadir.

Kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu menunggu berbuka dengan hal positif. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga menikmati suasana masjid yang nyaman dan fotogenik.

BACA JUGA :  Wujudkan Harkamtibmas, Polres Pasuruan Gelar Rakor Lintas Sektoral Menjelang Pengesahan Warga Baru PSHT

Salah satunya Dian Wahyu (21), jamaah yang mengaku hampir setiap Ramadan rutin ngabuburit di Masjid Agung Darussalam. Ia mengatakan suasana di masjid selalu terasa berbeda dibanding tempat lain.

“Setiap Ramadan pasti ada kegiatan, jadi nggak cuma duduk nunggu buka. Bisa ikut pengajian, ketemu temen, terus dapat takjil juga. Suasananya adem,” ujar Dian.

Menurutnya, alasan lain ia sering datang adalah karena bangunan masjid yang terlihat indah, terutama saat sore hari menjelang magrib. Hal itu membuat banyak anak muda betah berlama lama di area masjid.

Pendapat serupa juga disampaikan Habibul (28), pengunjung lainnya. Ia mengaku memilih ngabuburit di masjid karena merasa waktunya lebih bermanfaat dibanding hanya jalan jalan tanpa tujuan.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo Resmikan Podcast dan Studio Mini Milik PGRI Sidoarjo

“Kalau ngabuburit di sini rasanya lebih dapet. Nunggu buka tapi sekalian ibadah, dapat ilmu juga. Bonusnya suasana masjidnya bagus, jadi bikin nyaman,” katanya.

Takmir Masjid Agung Darussalam memang sengaja menghadirkan kegiatan Ramadan agar masjid bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat. Dengan adanya pengajian, takjil gratis, dan suasana yang nyaman, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memakmurkan masjid, terutama generasi muda.

Keberadaan masjid berusia lebih dari satu abad ini membuktikan bahwa tempat ibadah juga bisa menjadi ruang kebersamaan yang menyenangkan. Ngabuburit tidak harus selalu di tempat ramai, tetapi bisa juga di masjid dengan suasana yang lebih tenang dan penuh manfaat.

Dengan berbagai kegiatan yang dihadirkan setiap tahun, Masjid Agung Darussalam kini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi salah satu destinasi ngabuburit favorit warga Mojokerto saat Ramadan.