Malang ,Sekilasmedia.com— Kabar membanggakan datang dari SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo. Sebanyak 125 siswa berhasil direkrut kerja meski belum resmi lulus. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK tersebut dinilai siap terjun langsung ke dunia industri.
Koordinator Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK NU Sunan Ampel, Putri Nurifa, menjelaskan bahwa sekolah memang memiliki fokus utama mencetak siswa yang siap kerja. “Seluruh program sekolah kami arahkan untuk penguatan kompetensi, karakter kerja, dan kesiapan mental siswa. Jadi ketika peluang kerja datang, mereka sudah siap,” ujarnya.
Putri mengatakan, 125 siswa tersebut diterima di beberapa bidang sesuai jurusan yang ada di sekolah. Di antaranya bidang kesehatan, kuliner, serta jaringan dan IT. Mereka tersebar di berbagai perusahaan dan mitra kerja yang sudah bekerja sama dengan pihak sekolah.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat para siswa bisa diterima kerja sebelum lulus. Salah satunya adalah pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. “Mayoritas siswa kami memang punya tekad kuat untuk langsung bekerja. Ditambah pendampingan yang intens, mereka jadi lebih percaya diri saat proses rekrutmen,” jelas Putri.
Sekolah juga berperan aktif dalam menyiapkan siswa agar siap kerja. Mulai dari menjalin kerja sama dengan perusahaan, mengadakan bimbingan karier secara rutin, hingga memberikan informasi lowongan secara intensif. “Kami ingin siswa tidak hanya lulus, tapi juga punya arah dan peluang kerja yang jelas,” tambahnya.
Respon siswa pun sangat positif saat mengetahui mereka diterima kerja sebelum lulus. Putri menyebutkan ada siswa yang bahkan sudah bisa membantu membayar biaya sekolah dari gaji yang diterima. “Mereka merasa bangga dan senang. Ini juga jadi kebanggaan untuk keluarga,” katanya.
Putri berharap informasi ini bisa diketahui masyarakat luas agar semakin percaya dengan kualitas SMK NU Sunan Ampel. “Ini bukti nyata bahwa SMK NU Sunan Ampel benar-benar mencetak lulusan yang siap kerja. SMK adalah pilihan tepat bagi yang ingin cepat mandiri dan terjun ke dunia industri,” pungkasnya.






