Daerah

Bantu Warga Balik Ke Jakarta dan Surabaya, Program Mudik dan Balik Lebaran Pemkot Kediri 2026 Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat

×

Bantu Warga Balik Ke Jakarta dan Surabaya, Program Mudik dan Balik Lebaran Pemkot Kediri 2026 Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bantu Warga Balik Ke Jakarta dan Surabaya, Program Mudik dan Balik Lebaran Pemkot Kediri 2026 Bentuk Kepedulian Kepada Warganya .(Foto:Saman/Sekilasmedia.com)

Kediri,Sekilasmedia.com-Sebagai bentuk kepedulian terhadap Warga Kota Kediri untuk mempermudah layanan akses transportasi selama Mudik dan Balik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Kediri secara langsung melayani masyarakat untuk mempermudah layanan tersebut.

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan secara langsung memberangkatkan warga yang Balik ke Jakarta dan Surabaya.Berangkat dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Selasa (24/3/2026) siang.

Setidaknya ada 200 pemudik dalam program Balik Gratis 2026 yang di programkan Walikota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Walikota Kediri Qowimudin Thoha.

Prosesi pelepasan armada bus dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimmudin Thoha, atau yang akrab disapa Gus Qowim.

Dalam sambutannya, Gus Wawali menegaskan, bahwa program tahunan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah terhadap warga yang ingin kembali beraktivitas, baik untuk bekerja maupun menuntut ilmu di luar kota.

“Hari ini kita melepas arus balik sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Kediri untuk warga yang akan bekerja ataupun belajar. Ini adalah tahun ketiga pelaksanaan program ini,” ujar Gus Wawali Qowimudin Thoha

Program Balik Gratis tahun ini menyediakan dua rute utama dengan total 200 kursi, yakni:

BACA JUGA :  Libatkan Pasukan Asmaul Husna, Polresta Malang Kota Kawal Aksi BEM Kota Malang

* Kediri–Jakarta: 150 kursi
* Kediri–Surabaya: 50 kursi

Sebelum diberangkatkan para peserta Mudik Balik juga memanfaatkan layanan Kesehatan yang telah dipersiapkan Dinas Perhubungan Kota Kediri.Dan sejak pendaftaran dibuka pada 4 Maret lalu, antusiasme masyarakat sangat tinggi hingga seluruh kuota terpenuhi dalam waktu singkat.

Sejauh ini Dijelaskan Gus Wawali Qowimuddin Thoha bawah ada tiga misi utama di balik program ini: mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka kecelakaan di jalan raya, serta membantu kondisi ekonomi masyarakat.

“Uang yang seharusnya untuk tiket bisa mengalokasikan warga untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. Jadi, beban ekonomi mereka sedikit berkurang,” tambahnya.

Selain Cek Up Kesehatan bagi para Peserta Mudi Balik Lebaran 2026 ini, Pemerintah Kota Kediri telah melakukan pengecekan kesehatan bagi para awak bus serta uji kelayakan kendaraan (ramp check). Dan memastikan armada yang digunakan telah mengantongi sertifikat layak jalan, terutama untuk rute jarak jauh seperti Jakarta.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya terbatas bagi warga ber-KTP Kota Kediri, tetapi juga terbuka bagi mereka yang sedang berkunjung atau mudik ke Kediri.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo serakan bantuan mobil KONI

“Program ini kami peruntukkan tidak hanya bagi warga Kota Kediri, tetapi juga mereka yang sedang berkunjung di Kota Kediri. Mungkin ada sanak saudara yang pulang ke Kediri, kemudian baliknya bisa mengikuti program ini,” jelasnya.

Sejauh ini Dishub Kota Kediri terus memiliki terobosan yang visioner dengan mengedepankan aspek ekonomi daerah dalam penyediaan armada dengan rencana menggandeng Perusahaan Otobus (PO) lokal untuk melayani rute balik gratis ini.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan PO lokal. Ini adalah bentuk pemberdayaan ekonomi lokal agar ekosistem transportasi di Kediri juga terus berkembang. Insyaallah, semoga tahun depan Mbak Wali dan Gus Wakil Wali Kota tetap bisa melakukan ini, bahkan dengan kuota yang ditambah,” tandasnya.

Dalam Prosesi pemberangkatan Gus Wakil Wali Kota juga menitipkan pesan khusus bagi para pemudik dan Crew Bus. Dan mengimbau agar para pengemudi tidak ugal-ugalan dan tetap mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) berkendara.

“Pesan saya untuk para pemudik, jaga kesehatan.Dan kepada para sopir, tolong hati-hati, tidak perlu mengebut. Utamakan keselamatan agar semua sampai di tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman,” pungkasnya.