Daerah

Awal Tahun Gemilang, PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Darah Kuartal I

×

Awal Tahun Gemilang, PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Darah Kuartal I

Sebarkan artikel ini
Capaian positif PMI Kota Mojokerto di awal 2026 mendapat apresiasi dari Wali Kota Ika Puspitasari. Dengan perolehan lebih dari 5.500 kantong darah di kuartal I, PMI optimistis memenuhi target tahunan sekaligus meningkatkan mutu layanan bagi pasien.(foto: Wibowo)

Mojokerto, Sekilasmedia.com- Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI berhasil melampaui target penyediaan darah, sekaligus menumbuhkan optimisme untuk mencapai target tahunan.

Saat Halal Bihalal PMI, di Rumah Rakyat, Senin (6/4) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang juga Ketua PMI Kota Mojokerto mengungkapkan, dalam tiga bulan pertama tahun ini PMI Kota Mojokerto telah mampu menyediakan lebih dari 5.500 kantong darah.

“Kuartal pertama ini ternyata sudah berhasil melampaui target. Maka kita optimistis tahun 2026, selama kondisinya tetap stabil, kita akan mampu mencapai target yang sudah kita tetapkan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Jaga Kondusifitas di Masyarakat, Polres Pasuruan Gelar Diagram

Untuk tahun 2026, PMI Kota Mojokerto menargetkan penyediaan minimal 22.000 kantong darah. Target ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, seiring dengan upaya mewujudkan kemandirian layanan darah bagi masyarakat.

Selain capaian tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan PMI. Salah satunya melalui penyediaan layanan Packed Red Cells (PRC), yang ditujukan untuk pasien dengan kebutuhan khusus seperti penderita autoimun dan kelainan tertentu.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab wali kota, layanan ini menjadi salah satu inovasi yang tidak dimiliki semua daerah. Hal ini menunjukkan komitmen PMI Kota Mojokerto dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih maju dan berkualitas.

BACA JUGA :  Wabup Gresik Buka Pertemuan DPC HARPI Melati se Jatim di Pendopo Pemkab

Ke depan, peningkatan tidak hanya difokuskan pada jumlah ketersediaan darah, tetapi juga pada kualitas layanan. Pemerintah Kota Mojokerto berupaya menghadirkan peralatan medis yang lebih modern dan terstandar guna menjamin keamanan bagi masyarakat.

“Sehingga para pasien memiliki keyakinan bahwa layanan darah yang dib benar-benar aman secara kesehatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menegaskan pentingnya sinergi antara PMI dan berbagai pihak, termasuk rumah sakit mitra, guna memperkuat pelayanan kemanusiaan di Kota Mojokerto.(adv-kom)