Pasuruan,Sekilasmedia.com-Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan tenaga kesehatan terhadap penyakit thalasemia terus digencarkan. RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Webinar Continuing Health Education (CHE) 2 bertajuk “Bersama Hadapi Thalasemia pada Anak: Kenali Sejak Dini, Dampingi dengan Kasih, Berikan Kecukupan Nutrisi”.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai secara daring melalui platform Zoom Meeting. Webinar ini menjadi bagian dari komitmen RSUD Bangil dalam memberikan edukasi kesehatan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan kesadaran masyarakat umum.
Direktur RSUD Bangil melalui panitia penyelenggara menyampaikan bahwa thalasemia merupakan salah satu penyakit genetik yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Kurangnya pemahaman mengenai deteksi dini dan penanganan yang tepat seringkali berdampak pada kualitas hidup anak penderita.
“Melalui webinar ini, kami ingin mengajak masyarakat dan tenaga kesehatan untuk lebih mengenali thalasemia sejak dini, memberikan pendampingan yang tepat, serta memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dengan baik,” ujar panitia.
Webinar ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, antara lain:
dr. Moch. Mustafa Khamruddin, Sp.A yang akan membahas diagnosis dan tatalaksana thalasemia pada anak
dr. Viva Trisna Insan Mirana, Sp.PK yang mengupas pendekatan laboratorium dalam deteksi dini dan skrining
Renny Huda Aisata, S.Kep., Ns yang membahas peran perawat dalam deteksi dini, edukasi, dan dukungan holistik
Pillya Indah RD yang menjelaskan optimalisasi kecukupan nutrisi pada penyandang thalasemia
Dengan materi yang komprehensif, peserta diharapkan mampu memahami thalasemia tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari aspek perawatan dan pemenuhan gizi yang berperan penting dalam menunjang kualitas hidup pasien.
Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta dikenakan kontribusi sebesar Rp30.000, dengan berbagai manfaat seperti e-sertifikat dan e-materi. Webinar ini juga menyediakan validasi SKP bagi tenaga kesehatan yang memenuhi syarat.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak person yang tersedia.
Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kepedulian bersama dalam menghadapi thalasemia, khususnya pada anak. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, anak-anak dengan thalasemia tetap dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Melalui kegiatan ini, RSUD Bangil menegaskan perannya sebagai institusi layanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga aktif dalam edukasi dan promotif preventif bagi masyarakat luas.






