Daerah

Wabup Gresik Tutup Pelatihan SPM dan Renstra BLUD, Tekankan Peningkatan Mutu Layanan

×

Wabup Gresik Tutup Pelatihan SPM dan Renstra BLUD, Tekankan Peningkatan Mutu Layanan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif menutup pelatihan teknis penyusunan SPM dan Renstra BLUD. (Foto : Diskominfo Pemkab Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com-Wakil Bupati Gresik menutup Pelatihan Teknis Penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Jumat (24/4/2026), dengan menegaskan komitmen peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah.

Dalam sambutannya, Wabup Alif menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, khususnya bagi masyarakat pengguna BPJS.

“ Saya titip jangan sampai ada layanan yang tidak baik, jangan dipersulit, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan perawatan dengan menggunakan BPJS. Karena itu adalah hak dasar yang juga harus ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh BLUD bidang kesehatan di Kabupaten Gresik untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta menjaga tata kelola yang baik.

BACA JUGA :  Cegah Perkembangan Covid 19, Satgas Masif Rapid Test Pengendara di Pelabuhan Kamal Barat

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung peningkatan fasilitas layanan kesehatan di seluruh wilayah, baik di Puskesmas maupun rumah sakit daerah (RSUD).

Wabup Alif turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan, termasuk tim pengajar dari LPPSP FISIP Universitas Indonesia.

“ Semoga pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh memberikan manfaat besar serta berdampak positif bagi peningkatan kinerja BLUD dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, melaporkan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 April 2026.

BACA JUGA :  Sobat Wong Kito Saksikan Live Streaming Rapat Kerja Nasional Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia Tahun 2025

Peserta berjumlah 147 orang yang berasal dari tiga RSUD, 32 Puskesmas, serta UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“ Pada hari pertama dilakukan penyusunan Renstra BLUD, hari kedua penyusunan SPM BLUD, dan hari ketiga rencana tindak lanjut serta evaluasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pasca pelatihan akan dilakukan pendampingan lanjutan melalui pertemuan daring setiap minggu bersama LPPSP UI, dengan target penyelesaian dokumen SPM dan Renstra dalam waktu dua bulan.

“ Pelatihan ini harus berdampak dan selaras dengan visi misi Dinas Kesehatan serta RPJMD Pemerintah Kabupaten Gresik,” tandasnya.