Mojokerto,Sekilasmedia.com– Perum Bulog Cabang Mojokerto memastikan realisasi pengadaan beras untuk lumbung pangan nasional hampir mencapai target. Hingga Mei 2026, capaian pengadaan telah menyentuh 96 persen dari target 72 ribu ton setara beras.
Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan capaian tersebut diperkirakan akan melampaui target dalam waktu dekat.
“Target pengadaan beras tahun ini 72 ribu ton dan saat ini sudah tercapai 96 persen. Pekan depan dipastikan terpenuhi,” ujar Husin saat ditemui di Gudang Bulog Sooko, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, serapan gabah pada periode awal tahun mencapai sekitar 69 ribu ton setara beras. Wilayah Kabupaten Mojokerto dan Jombang menjadi penyumbang terbesar pengadaan beras untuk Bulog Mojokerto.
Selain menjaga stok pangan nasional, Bulog Mojokerto juga terus menjalankan program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di pasar tradisional dan Gerakan Pangan Murah bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, serta ritel modern.
“Sampai Mei ini, kami sudah menggelontorkan sekitar 37 ribu ton beras dan juga mendistribusikan Minyak Kita ke pasar tradisional maupun outlet pangan,” jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI Muhammad Habibur Rochman mengapresiasi ketersediaan stok beras di Mojokerto yang dinilai aman hingga setahun ke depan.
“Stok beras aman dan harga tetap stabil. Ini capaian luar biasa dalam mendukung swasembada pangan nasional,” tandasnya.








