Daerah

GOW Purwakarta Anugerahkan 7 Perempuan Inspiratif dan 1 Kader Muda 2026 dalam Kartini Go To School

×

GOW Purwakarta Anugerahkan 7 Perempuan Inspiratif dan 1 Kader Muda 2026 dalam Kartini Go To School

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Kartini Go To School di gelar di SMAN 3 Purwakarta oleh GOW Purwakarta (foto; Ade/Sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com-Sebanyak tujuh perempuan inspiratif dan satu kader muda potensial menerima penganugerahan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Purwakarta dalam kegiatan Kartini Go To School yang digelar di SMA Negeri 3 Purwakarta, Senin (4/5/2026). Penganugerahan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peran perempuan sebagai penggerak utama dalam dunia pendidikan dan pembangunan daerah.

Mengusung tema “Ti Kartini ka Srikandi Kiwari, Ngawangun daya ngawujudkeun peran, ngagerakeun parobahan” (Dari Kartini menuju Srikandi Masa Kini, membangun kekuatan, mewujudkan peran, dan menggerakkan perubahan), kegiatan ini menegaskan komitmen GOW dalam memperkuat peran strategis perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri Bupati Purwakarta, perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, unsur Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta. Turut hadir para ketua dan anggota organisasi wanita se-Kabupaten Purwakarta, jajaran pengurus GOW, serta 18 nominator yang telah melalui proses seleksi sejak awal.

Ketua GOW Kabupaten Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi 40 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW. Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan ketat, mulai dari administrasi, wawancara, hingga presentasi.

BACA JUGA :  Pjs. Bupati Blitar Dampingi Menteri Desa, Lepas Ekspor Kendang Djembe

“Kartini Go To School ini terinspirasi dari semangat Kartini dalam memperjuangkan pendidikan. Kami berupaya menghadirkan figur perempuan yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga memiliki kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Purwakarta yang memberikan penguatan terkait arah pendidikan, khususnya melalui konsep Panca Waluya. Menurutnya, interaksi langsung antara kepala daerah dan siswa, termasuk pemberian hadiah bagi yang mampu menjawab pertanyaan, turut menambah semangat dan antusiasme peserta.

Adapun tujuh Perempuan Inspiratif Purwakarta 2026 yang menerima penganugerahan yakni:

1. Tini Rostini (PKK)

2. Pipit Rachmiati, S.Pd., M.M. (PWRI)

3. Nurdiatul Zahro, S.Ud. (BKMT)

4. Nadya Julianty, S.Pd., M.Pd. (SALIMAH)

5. Hanny Susilawaty (PERWARI)

6. Hj. Enung Sit Nurjanah, M.Pd. (BKMM)

7. Tutiek Purnama Dewi, S.H. (IKIAD)

Selain itu, penghargaan Kader Muda Potensial diberikan kepada Hani Sri Lestari dari Perempuan Bangsa. Sementara penghargaan khusus hasil public polling melalui website resmi GOW, dengan perolehan lebih dari 10 ribu suara, diraih oleh Tutiek Purnama Dewi.

Dr. Ifa menegaskan bahwa para tokoh terpilih berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari bidang pendidikan, sosial, kesehatan hingga ekonomi kreatif. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi teladan nyata bagi generasi muda, khususnya para pelajar.

BACA JUGA :  Jalin Sinergitas Pemerintah dan LSM, Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Gelar Pembinaan

“Mereka hadir untuk berbagi inspirasi, pengalaman, serta nilai-nilai perjuangan kepada anak-anak kita, agar tumbuh semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” tuturnya.

Tidak berhenti pada seremoni, GOW Purwakarta telah menyiapkan sejumlah program lanjutan, di antaranya School Woman, edukasi publik, serta pelatihan life skill dan kuliner yang akan melibatkan berbagai komunitas lokal.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus dokumentasi, kiprah kedelapan figur tersebut juga akan dibukukan dalam karya berjudul “Selayang Pandang Pergerakan Perempuan Purwakarta 2026” yang direncanakan segera diluncurkan.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, Dr. Ifa menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama kemajuan bangsa, dan perempuan memegang peran sentral di dalamnya.

“Jika ingin memajukan negara, maka bangunlah pendidikannya. Perempuan, khususnya ibu, adalah fondasi utama sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus penguat kualitas generasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, GOW Purwakarta berharap lahir gerakan pemberdayaan perempuan yang semakin inklusif, profesional, dan berdampak luas bagi kemajuan daerah.