MOJOKERTO, Sekilasmedia.com – Kapolres Mojokerto Kabupaten AKBP Andi Yudha Pranata memberikan pendampingan trauma healing serta bantuan pendidikan kepada tiga anak pelaku pembunuhan di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kasat Reskrim AKP Aldhino Prima Wirdha dan Kasi Humas IPTU Suyanto. Mereka disambut Kepala Desa Sumbergirang Siswahyudi beserta keluarga korban. Selain memberikan dukungan moril, Polres Mojokerto juga menyalurkan bantuan sembako dan biaya pendidikan untuk ketiga anak pelaku sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan mereka pasca tragedi keluarga tersebut.
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menegaskan, anak-anak harus menjadi prioritas utama agar tidak mengalami tekanan sosial maupun pengucilan akibat kasus yang terjadi.
“Anak-anak ini harus menjadi fokus utama. Jangan sampai mereka dikucilkan atau mendapat perlakuan yang membuat trauma semakin berat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi psikologis ketiga anak saat ini berbeda-beda. Anak sulung masih mengalami tekanan mental, sementara anak bungsu yang berusia tiga tahun belum memahami sepenuhnya kejadian tersebut.
Kapolres juga meminta keluarga memberikan penjelasan yang tepat kepada anak-anak agar tidak tumbuh dengan rasa menyalahkan salah satu pihak.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian turut membantu mempertemukan anak bungsu dengan ibunya karena sang anak terus merindukan sosok ibunya pasca kejadian tragis tersebut.
Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian Polres Mojokerto tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga pemulihan psikologis keluarga yang terdampak langsung tragedi tersebut. (wo)






