Daerah

Keren, Siswa SR Mojokerto Dapat Apresiasi Dari Gubernur Usai Tampil Percaya Diri dengan Menggunakan 5 Bahasa

×

Keren, Siswa SR Mojokerto Dapat Apresiasi Dari Gubernur Usai Tampil Percaya Diri dengan Menggunakan 5 Bahasa

Sebarkan artikel ini
Siswa SR SMP 15 Mojokerto tampil memukau membawakan sambutan dalam lima bahasa dan mendapat apresiasi dari Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Foto: Wibowo

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) SMP 15 di Jalan Raya Terusan, Gedek, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).

Kunjungan tersebut mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh SR SMP 15 Mojokerto dalam waktu relatif singkat. Ia menilai, capaian para siswa menjadi indikator keberhasilan proses pembelajaran yang berjalan efektif.

“Saya sangat mengapresiasi SR SMP 15 ini. Dalam waktu kurang dari satu tahun, perkembangan para siswa sangat signifikan. Tadi kita lihat langsung bagaimana mereka mampu memberikan sambutan di atas panggung menggunakan lima bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Jerman, dan Arab,” ujar Khofifah.

BACA JUGA :  PEMKAB LUMAJANG HIMBAU ASN SUKSESKAN HARJALU KE 763

Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah dan orang tua, tetapi juga bagi bangsa. Ia berharap, para siswa dapat kembali menampilkan kemampuan tersebut dalam peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Timur pada 4 Mei 2026 mendatang.

Khofifah juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA :  Kurangi Kemacetan, Gubernur Khofifah Resmikan Peluncuran Bus TransJatim Koridor II Mojokerto-Surabaya

Selain capaian akademik, Khofifah turut menyoroti perkembangan fisik dan karakter siswa. Ia mengamati adanya pertumbuhan fisik yang cukup pesat selama sembilan bulan terakhir, yang ditandai dengan perubahan ukuran pakaian siswa.

“Ini menunjukkan bahwa tidak hanya aspek akademik yang berkembang, tetapi juga kesehatan dan pertumbuhan fisik anak-anak terjaga dengan baik. Pembentukan karakter oleh para guru juga terlihat sangat positif,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi unggul di masa depan.