Purwakarta,Sekilasmedia.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat menggelar pendidikan politik bertajuk “Diskusi Politik Internal PDI Perjuangan” di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 147, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menegaskan arah kebijakan partai yang berpihak kepada masyarakat.
Acara dihadiri langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Hadir pula Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Yunus Yusak, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta sekaligus Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Entis Sutisna, bersama jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan se-Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan pendidikan politik ini berfokus pada penguatan struktur kepengurusan partai hingga tingkat paling bawah, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting berbasis RW, dusun, dan kampung. Selain itu, forum tersebut juga membahas arah kebijakan partai agar seluruh kader dan anggota legislatif lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Dalam paparannya, Ono Surono menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh instruksi partai berjalan efektif di daerah.
“Hari ini kita bicara soal konsolidasi organisasi. Hal pertama yang kita pastikan adalah seluruh DPC telah menyelesaikan pembentukan struktur hingga tingkat anak ranting. Struktur ini menjadi tulang punggung partai agar kehadiran PDI Perjuangan benar-benar terasa di tengah masyarakat,” ujar Ono.
Ia menjelaskan, PDI Perjuangan Purwakarta yang saat ini memiliki enam anggota DPRD diharapkan mampu menjalankan kebijakan partai yang berpihak kepada rakyat. Salah satunya dengan mendorong APBD agar diarahkan pada program-program pro rakyat serta melakukan efisiensi terhadap program yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penguatan jaring pengaman sosial bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, buruh, guru, dan kelompok masyarakat rentan lainnya.
Ono juga mengingatkan seluruh kader dan anggota legislatif partai agar aktif turun membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang semakin berat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Artinya mereka harus bergerak untuk bisa mendampingi rakyat, memfasilitasi rakyat karena dampak kenaikan harga. Persoalan rakyat pasti akan semakin banyak ke depan,” katanya.
Sementara itu, Entis Sutisna menyampaikan bahwa pendidikan politik dan konsolidasi internal menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kader PDI Perjuangan di Purwakarta agar semakin dekat dengan masyarakat.
“Kehadiran pimpinan provinsi memberikan arahan yang jelas bagi kami di daerah. Intinya kader partai dan anggota DPRD harus hadir membantu masyarakat, terutama di kondisi ekonomi saat ini ketika harga-harga kebutuhan mengalami kenaikan,” ujar Entis.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan disertai diskusi dan tukar pikiran antar peserta. Seluruh kader dan pengurus partai yang hadir sepakat menjadikan hasil pertemuan tersebut sebagai langkah nyata untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan kebijakan partai tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.





