Pendidikan

Dari Gedeg ke Dawarblandong, Sekolah Rakyat Mojokerto Bersiap Miliki Kampus Terintegrasi

×

Dari Gedeg ke Dawarblandong, Sekolah Rakyat Mojokerto Bersiap Miliki Kampus Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Siswa SRMP 15 Kabupaten Mojokerto menampilkan berbagai hasil karya dan keterampilan dalam kegiatan Panen Karya Sekolah Rakyat Mojokerto. Kegiatan ini menjadi ajang menunjukkan capaian pembelajaran, pengembangan karakter, serta bakat siswa selama menempuh pendidikan. (foto Wibowo)

Mojokerto ,Sekilasmedia.com– Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) terpadu yang akan berlokasi di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong. Lahan seluas sekitar 8 hektare telah disiapkan sebagai kawasan pendidikan yang nantinya mengakomodasi jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kompleks terpadu.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Kabupaten Mojokerto di Desa Kemantren Wetan, Kecamatan Gedeg, Sabtu (20/6).

Teguh menjelaskan bahwa SRMP 15 yang saat ini beroperasi di Kecamatan Gedeg masih berstatus sekolah rintisan. Ke depan, seluruh kegiatan pendidikan Sekolah Rakyat direncanakan dipusatkan di kawasan baru yang telah disiapkan oleh Pemkab Mojokerto di Kecamatan Dawarblandong.

“Lahan sekitar 8 hektare sudah kami siapkan di Banyulegi sejak tahun lalu. Nantinya seluruh jenjang pendidikan Sekolah Rakyat, mulai SD hingga SMA, akan terintegrasi di lokasi tersebut. Kami berharap pembangunan dapat dimulai pada akhir tahun ini. Pemerintah daerah menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan fisik akan dibiayai oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Gebrakan Baru Tim Dosen Stikosa AWS : Menerbitkan Dua Karya Buku Sekaligus

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga memberikan apresiasi kepada para siswa SRMP 15 atas berbagai perkembangan dan capaian yang berhasil diraih selama satu semester terakhir. Ia mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan masa liburan secara produktif dengan tetap menjaga kebiasaan positif yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Gunakan masa libur untuk beristirahat, mempererat hubungan dengan keluarga, membantu orang tua di rumah, serta tetap menjaga semangat belajar agar saat kembali ke sekolah nanti dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, Kepala SRMP 15 Kabupaten Mojokerto, Heri Susanto, mengatakan bahwa kegiatan Open House tahun ini dikemas melalui agenda Panen Karya Sekolah Rakyat Mojokerto. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan hasil belajar, kreativitas, serta berbagai prestasi yang telah dicapai selama mengikuti pendidikan di sekolah.

BACA JUGA :  Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo Edukasi Bijak Bermedsos dan Bullying di SMPN 1 Prambon

“Melalui Panen Karya ini, masyarakat dan orang tua dapat melihat secara langsung hasil pembelajaran serta berbagai kemampuan yang berhasil dikembangkan oleh para siswa berkat pendampingan guru, wali asrama, wali asuh, dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Beragam hasil karya dan keterampilan siswa dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kemampuan akademik hingga pengembangan karakter dan bakat. Sejumlah ekstrakurikuler hasil pembinaan bersama TNI dan Polri turut ditampilkan, seperti baris-berbaris, sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, coding, serta kemampuan berbahasa asing.

Menurut Heri, kemampuan bahasa asing yang dimiliki para siswa bahkan pernah mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Melalui kegiatan Open House dan Panen Karya ini, SRMP 15 Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul melalui pengembangan akademik, keterampilan, dan karakter secara seimbang sebagai bekal menghadapi masa depan.

Penulis: Wibowo Editor: Kaylla