Jember,Sekilasmedia.com– Pemerintah Kabupaten Jember menyerahkan sejumlah kendaraan operasional berupa mobil pikap dan truk untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penyerahan dilakukan bersama Forkopimda, Dinas Koperasi, dan para kepala desa.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan program KDKMP merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa dan menekan angka kemiskinan.
“Kami yakin program koperasi desa dan kelurahan Merah Putih akan berdampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan serta mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat,” kata Fawait.
Menurutnya, koperasi dibangun dengan semangat pemerataan ekonomi. Kehadiran KDKMP diharapkan membuka ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro sekaligus memperluas manfaat pembangunan hingga ke tingkat desa.
“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan penurunan kesenjangan pendapatan. Itu yang menjadi perhatian utama Presiden,” ujarnya.
Fawait juga membantah anggapan bahwa KDKMP akan menjadi pesaing sektor swasta. Ia menegaskan koperasi justru hadir untuk mengisi sektor yang selama ini belum tersentuh pelaku usaha besar maupun swasta.
“Jangan terpengaruh persepsi yang salah. Koperasi ini bukan untuk bersaing dengan swasta, tetapi mengisi ruang yang belum terlayani sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih merata,” tegasnya.
Ia menjelaskan salah satu peran strategis KDKMP adalah membantu penyerapan gabah petani. Dengan skema tersebut, pemerintah lebih mudah memastikan harga gabah tetap sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Koperasi akan menjadi instrumen untuk menjaga harga gabah petani sesuai kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat desa,” lanjut Fawait.
Selain itu, Pemkab Jember berencana mendorong KDKMP menjadi pemasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diharapkan membuat hasil produksi petani desa terserap langsung oleh pasar lokal.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember Rifqi Muhammad Syuhada menyebut pembentukan KDKMP di Jember telah mencapai 42 titik atau 100 persen dari target awal yang diberikan kepada Kodim.
“Kami berharap seluruh target desa dan kelurahan dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Kendala saat ini sebagian besar berkaitan dengan ketersediaan lahan yang harus disiapkan masing-masing desa,” ujar Rifqi.
Ia menambahkan kendaraan operasional yang diserahkan akan mendukung aktivitas koperasi, terutama dalam penyerapan gabah dan penguatan ekonomi desa. Menurutnya, KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian masyarakat pedesaan.
“Harapan kami program ini benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.






