Probolinggo, Sekilasmedia.com – Semangat hidup sehat dan aktif di usia senja mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) ke-30 yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo di Alun-alun Kota Probolinggo, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”, kegiatan tersebut diikuti ratusan lansia dari berbagai kelurahan dengan penuh antusias.
Sejak pagi, para peserta bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti kerja bakti membersihkan area alun-alun. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendorong para lansia agar tetap aktif bergerak dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.
Tidak hanya menyaksikan jalannya acara, Wali Kota Aminuddin tampak membaur bersama peserta dengan ikut membersihkan kawasan alun-alun. Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan di usia lanjut.
Selain kerja bakti, rangkaian HALUN tahun ini juga diisi dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan mental bagi lansia, talkshow kesehatan, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan peserta lanjut usia.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo menjelaskan bahwa jumlah lansia di Kota Probolinggo saat ini mencapai 33.541 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih memiliki tingkat kemandirian yang cukup baik.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu terus dipertahankan melalui berbagai program promotif dan preventif yang melibatkan keluarga, masyarakat, serta pemerintah daerah.
“Peringatan HALUN bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia. Kami terus mendorong peningkatan layanan kesehatan, penguatan Posyandu Lansia, serta penerapan pola hidup sehat agar kualitas hidup mereka semakin baik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa lansia merupakan aset berharga yang harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Lansia adalah sumber pengalaman dan teladan bagi generasi muda. Karena itu, mereka harus tetap sehat, mandiri, aktif, dan bahagia. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan layanan yang mendukung kesehatan serta kenyamanan para lansia,” kata Aminuddin.
Ia juga mengajak para lanjut usia untuk rutin memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah, termasuk layanan khusus bagi lansia yang tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan daerah.
Menurut Aminuddin, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pengobatan, tetapi juga dengan tetap aktif beraktivitas, menjalin hubungan sosial yang baik, serta menjaga kesehatan mental.
Pada kesempatan yang sama, ia menyinggung kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan sebagai bagian dari program Bersolek. Program tersebut bertujuan meningkatkan kebersihan dan keindahan kota melalui keterlibatan langsung masyarakat.
“Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangun budaya gotong royong dan rasa memiliki terhadap fasilitas publik sehingga kebersihan kota dapat terjaga secara berkelanjutan,” tegasnya.
Suasana semakin meriah saat memasuki sesi perlombaan. Para peserta lansia menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba menyanyi dan fashion show yang berlangsung penuh semangat.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba serta pemberian sertifikat kepada peserta terbaik dalam rangkaian kegiatan HALUN ke-30. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa usia lanjut tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya, berprestasi, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Salah seorang peserta mengaku senang dapat terlibat dalam peringatan HALUN tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menambah semangat, memperluas pergaulan, sekaligus membuktikan bahwa lansia masih mampu tampil aktif dan produktif dalam berbagai kegiatan sosial.






