Daerah

Menghidupkan Warisan Leluhur Kapolda Cup II Sumsel Sukses Kumpulkan Lebih dari 10 Ribu Pesilat

×

Menghidupkan Warisan Leluhur Kapolda Cup II Sumsel Sukses Kumpulkan Lebih dari 10 Ribu Pesilat

Sebarkan artikel ini
Herman Deru Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri Tapi Investasi Karakter Bangsa ( foto/Sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Sumsel Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada Kamis (09/07/2026).

Kehadiran Gubernur didampingi langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.LK., S.H., M.Hum., serta sejumlah pejabat utama Polda Sumsel dan tokoh olahraga nasional. Kehadiran para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut memeriahkan acara pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Sumsel. Ia menilai langkah memilih pencak silat sebagai cabang olahraga unggulan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara merupakan keputusan yang strategis dan bernilai budaya tinggi.

BACA JUGA :  Bertemu Jemaat Gereja, Kapolresta Sidoarjo Terbuka Serap Aspirasi Kamtibmas

Menurut Herman Deru, pencak silat merupakan warisan leluhur yang mulai tergerus oleh arus modernisasi. Oleh karena itu, upaya menghidupkan kembali olahraga tradisional ini sangat penting dilakukan.

“Ini adalah olahraga tradisional yang hampir dilupakan, padahal olahraga ini warisan asli dari leluhur kita. Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri untuk perlindungan fisik, melainkan media penting untuk membangun sportivitas dan mental generasi anak bangsa,” ujar Herman Deru.

Gubernur Sumsel juga memberikan pujian terhadap keberanian dan mentalitas para peserta yang berasal dari berbagai daerah. Ia menekankan bahwa menanamkan semangat pencak silat di kalangan generasi muda merupakan investasi besar bagi pembentukan karakter bangsa di masa depan.

BACA JUGA :  Lega, Akhirnya Seniman Kabupaten Mojokerto Sudah Boleh Manggung

Kejuaraan Kapolda Cup II tahun ini mencatatkan rekor antusiasme yang luar biasa. Total partisipasi mencapai 10.107 peserta yang akan bertanding di berbagai kategori umur dan kelas berat. Para atlet bersaing ketat untuk memperebutkan piala bergengsi dari Kapolda Sumatra Selatan.

Melalui kompetisi berskala besar ini, diharapkan dapat lahir bibit-bibit atlet pencak silat baru. Tidak hanya ditargetkan untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, para atlet ini juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya asli Indonesia.

Acara pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan harapan dapat mencetak pesilat-pesilat handal yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.