Kesehatan

BPJS Kesehatan Kediri Perkuat Sinergi dengan Media Kenalkan Wajah Baru JKN: Lebih Informatif, Lebih Fleksibel, dan Berkelanjutan

×

BPJS Kesehatan Kediri Perkuat Sinergi dengan Media Kenalkan Wajah Baru JKN: Lebih Informatif, Lebih Fleksibel, dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
BPJS Kesehatan Kediri Perkuat Sinergi dengan Media Kenalkan Wajah Baru JKN: Lebih Informatif, Lebih Fleksibel, dan Berkelanjutan.(Foto:Ist/Saman/Sekilasmedia.com)

Kediri,Sekilasmedia.com-JKN yang Lebih Informatif, Fleksibel, dan Berkelanjutan

BPJS Kesehatan Cabang Kediri terus memperkuat kolaborasi dengan insan media

sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai Program

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui kegiatan Media Gathering yang

mengusung tema “Mengenal Wajah Baru JKN: Lebih Informatif, Lebih Fleksibel, dan

Berkelanjutan”, BPJS Kesehatan memperkenalkan berbagai transformasi layanan

yang semakin memudahkan masyarakat mengakses Program JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, menyampaikan apresiasi

kepada seluruh insan pers yang selama ini telah mendukung penyebarluasan

informasi positif mengenai Program JKN. Menurutnya, media memiliki peran penting

sebagai jembatan komunikasi antara BPJS Kesehatan dan masyarakat sehingga

informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan mudah dipahami.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan media yang selama ini telah

menjadi mitra strategis BPJS Kesehatan. Program JKN tidak dapat berjalan sendiri.

Keberhasilannya merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong berbagai

pihak, mulai dari pemerintah, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, badan usaha,

hingga media yang terus mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang positif

dan konstruktif,” ujar Tutus Kamis (6/8).

Ia menambahkan, kegiatan Media Gathering tidak sekadar menjadi forum

penyampaian informasi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat sinergi dan

engagement antara BPJS Kesehatan dengan media. Melalui komunikasi yang

terbuka, diharapkan berbagai kebijakan maupun inovasi layanan JKN dapat

tersampaikan secara utuh kepada masyarakat sekaligus meminimalkan munculnya

informasi yang kurang tepat.

Menurut Tutus, kolaborasi tersebut turut mendukung keberhasilan wilayah kerja BPJS

Kesehatan Cabang Kediri dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Kediri telah mencapai 1.670.686 jiwa

atau 98,59 persen, sedangkan di Kota Kediri mencapai 302.010 jiwa atau 99,75

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Mojokerto Fokus Perkuat Layanan Demi Wujudkan UHC Seutuhnya

persen dari total penduduk. Capaian tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh

masyarakat telah memiliki perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

 

Sejalan dengan transformasi layanan, BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai

inovasi yang memberikan kemudahan bagi peserta. Salah satunya adalah PASTI JKN

(Pantau Status Kepesertaan dan Informasi JKN). Melalui inovasi ini, peserta,

khususnya PBI Jaminan Kesehatan maupun PBPU yang iurannya didaftarkan oleh

Pemerintah Daerah, dapat melakukan pengecekan status kepesertaan secara mandiri

sehingga memperoleh kepastian status sebelum mengakses pelayanan kesehatan.

Proses yang sebelumnya harus dilakukan melalui berbagai kanal kini dapat dilakukan

dengan lebih cepat dan praktis.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan NADI JKN (Nabung Harian untuk

JKN). Inovasi ini memberikan kemudahan bagi peserta untuk menyisihkan dana

sedikit demi sedikit setiap hari sebagai persiapan pembayaran iuran JKN. Dengan

mekanisme tersebut, peserta diharapkan dapat menjaga kepesertaan tetap aktif tanpa

harus terbebani pembayaran sekaligus saat jatuh tempo.

Bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran, BPJS Kesehatan menghadirkan REHAB

3.0 (Rencana Pembayaran Bertahap) sebagai solusi pembayaran yang lebih fleksibel.

Melalui program ini, peserta dapat melunasi tunggakan secara bertahap sesuai

kemampuan sehingga peluang untuk kembali mengaktifkan kepesertaan menjadi

lebih besar. Pendaftaran program REHAB 3.0 kini juga semakin mudah karena dapat

dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA, maupun kanal layanan

penagihan iuran BPJS Kesehatan.

Transformasi digital juga terus diperkuat melalui Aplikasi Mobile JKN yang kini menjadi

pusat berbagai layanan administrasi kepesertaan. Melalui satu aplikasi, peserta dapat

mengakses kartu digital, mengubah data peserta, mengambil antrean online di

fasilitas kesehatan, melakukan skrining riwayat kesehatan, berkonsultasi dengan

dokter melalui fitur telekonsultasi, hingga membayar iuran secara praktis tanpa harus

datang ke kantor BPJS Kesehatan.

BACA JUGA :  Danang Swantara Sosialisasikan Perda Penanggulangan HIV/AIDS dan Penyakit Menular kepada Warga Kebomas

Selain Mobile JKN, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan PANDAWA

(Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) yang memberikan kemudahan dalam

mengurus berbagai administrasi kepesertaan secara daring. Di beberapa wilayah,

BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan VIOLA (Virtual Online Assistant) sebagai

kanal layanan virtual yang semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan

administrasi JKN.

Menurut Tutus, seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJS

Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, adaptif, dan

sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

“Transformasi yang kami lakukan bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi

bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

 

Harapannya, masyarakat semakin mudah mengakses layanan JKN, kepesertaan

tetap aktif, dan manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan media, Ayu Citra, mengapresiasi kegiatan Media

Gathering yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Cabang Kediri. Menurutnya,

kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi insan media karena memberikan

pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan kebijakan dan inovasi

Program JKN.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Informasi yang kami peroleh dapat

kami sampaikan kembali kepada masyarakat sehingga mereka memperoleh informasi

yang benar sekaligus dapat mengantisipasi munculnya berita hoaks terkait Program

JKN,” ujarnya.

Melalui Media Gathering ini, BPJS Kesehatan Cabang Kediri berharap kolaborasi

bersama insan media dapat terus terjalin dengan baik. Dengan semangat gotong

royong, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama membangun pemahaman

masyarakat mengenai Program JKN, sehingga transformasi layanan yang terus

dilakukan BPJS Kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh peserta.

“Karena JKN adalah program milik kita bersama. Mari terus bergotong royong,

memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan layanan kesehatan yang semakin mudah,

semakin dekat, dan semakin bermanfaat bagi seluruh masyarakat.” tutup Tutus