Daerah

Bebas Tiket Masuk Kelopak Lapan Buka Akses Luas Untuk Nikmati Suasana Hijau Dan Kuliner Lokal

×

Bebas Tiket Masuk Kelopak Lapan Buka Akses Luas Untuk Nikmati Suasana Hijau Dan Kuliner Lokal

Sebarkan artikel ini
Dampak Ekonomi Nyata: Kehadiran Kelopak Lapan Disambut Optimis Gubemur Sumsel ( foto/Sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi menghadiri Grand Opening pusat kuliner “Kelopak Lapan” yang berlokasi di kawasan Seduduk Putih, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, pada Sabtu (12/9/2026).

Kehadiran destinasi baru ini disambut positif oleh pemerintah daerah karena dinilai tidak hanya memperkaya peta wisata kuliner kota, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja lokal dan penguatan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep arsitektur bangunan Kelopak Lapan yang ia nilai sangat representatif dan strategis. Ia optimistis lokasi ini akan menjadi daya tarik utama bagi warga Palembang maupun wisatawan.

“Bangunannya luar biasa. Ini memberikan kesempatan membuka lapangan pekerjaan yang sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka pengangguran,” ujar Herman Deru.

Selain menyoroti aspek ekonomi, Gubernur juga berpesan kepada pengelola agar tetap menjaga identitas budaya dengan menyajikan menu tradisional khas daerah di samping hidangan modern. Hal ini bertujuan untuk melestarikan cita rasa lokal di tengah perkembangan kuliner kontemporer.

Kehadiran orang nomor satu di Sumsel tersebut turut didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel. Owner Kelopak Lapan, Rizal, menyatakan bahwa kunjungan gubernur menjadi motivasi besar bagi seluruh tim untuk terus berkembang dan memperluas peluang kerja.

BACA JUGA :  Surya Hadiri Puncak Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Ke -63

Konsep Inklusif: Dari Santai Keluarga hingga Ruang Meeting Profesional

Manager Cafe & Resto Kelopak Lapan, Raja, menjelaskan bahwa nama “Kelopak Lapan” terinspirasi dari motif bunga khas Palembang. Filosofi bunga yang mekar melambangkan harapan agar tempat ini terus tumbuh dan memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung.

Kelopak Lapan mengusung konsep family resto yang inklusif. Tempat ini dirancang tidak hanya untuk anak muda, tetapi juga ramah bagi keluarga, komunitas, hingga kalangan profesional. Untuk mendukung kebutuhan korporat atau pertemuan komunitas, fasilitas ruang meeting yang nyaman juga tersedia di lokasi ini.

“Konsep kami adalah family resto. Keluarga bisa datang menikmati waktu bersama. Namun, jika ada rekan kantor, BUMN, atau swasta yang ingin mengadakan meeting, kami juga menyediakan ruang meeting,” jelas Raja.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi area smoking dan non-smoking ber-AC, serta area outdoor yang asri. Daya tarik utama area luar ruangan adalah keberadaan kebun dengan berbagai tanaman, termasuk kebun anggur yang menjadi poin estetika unik di tengah kepadatan kota Palembang.

BACA JUGA :  Program Kerja 100 Hari Kapolri, Polres Mojokerto Gelar Pelatihan Pelayanan Publik

Harga Terjangkau dan Kebijakan Bebas Tiket Masuk

Dari sisi kuliner, Kelopak Lapan menyajikan beragam menu andalan seperti olahan tuna, bebek, menu Danau, dan sate maranggi. Pengelola juga menghadirkan produk bakery dari Enti Bakery yang masih berada dalam satu grup manajemen.

Raja memastikan bahwa harga makanan dan minuman disesuaikan dengan daya beli masyarakat Palembang. Harga mulai dari Rp30.000-an per porsi individu, hingga paket sharing sekitar Rp150.000 untuk empat orang.

Sebagai bentuk komitmen untuk memudahkan akses masyarakat, Kelopak Lapan kini menerapkan kebijakan bebas tiket masuk. Sebelumnya, pengunjung dikenakan biaya Rp5.000, namun kebijakan tersebut telah ditiadakan agar siapa pun dapat langsung masuk dan menikmati suasana tanpa hambatan.

“Dengan perpaduan cita rasa kuliner dan suasana hijau, Kelopak Lapan hadir membawa konsep bahwa menikmati makanan tidak harus terburu-buru. Ini adalah tempat untuk duduk lebih lama, berbincang santai, dan menikmati kebersamaan,” tutup Raja.