Peristiwa

Pemilik RM Minang Sabana Ditemukan Meninggal di Mojoanyar, Sempat Keluhkan Diare

×

Pemilik RM Minang Sabana Ditemukan Meninggal di Mojoanyar, Sempat Keluhkan Diare

Sebarkan artikel ini
Petugas dan Relawan Mengevakuasi Korban Didalam Rumah Makan (Foto:Clara)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Seorang pemilik rumah makan Padang Minang Sabana Erfahmi (65), ditemukan meninggal dunia di tempat usahanya di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Selasa (13/10/26). Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengeluhkan sakit dan meminta bantuan tetangganya untuk membelikan obat.

Peristiwa tersebut terungkap setelah Patemin, tetangga korban, berinisiatif memeriksa kondisi Erfahmi pada Selasa pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Patemin mendapati korban sudah terbaring dalam kondisi pucat.

BACA JUGA :  Proses Alih Daya, Langkah Strategis Pemkot Mojokerto Selamatkan Pegawai Non ASN

Merasa khawatir, Patemin kemudian meminta bantuan seorang rekannya untuk memastikan keadaan korban. Setelah memeriksa lebih dekat, keduanya mendapati Erfahmi sudah tidak menunjukkan tanda-tanda bernapas.

Mereka selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat agar segera mendapat penanganan.

Menurut keterangan Patemin, korban sebelumnya mengeluhkan diare sejak Senin (12/10/26). Sekitar pukul 19.30 WIB, Erfahmi bahkan meminta Patemin membelikan obat untuk meredakan keluhan yang dialaminya.

Namun, keesokan paginya, Patemin justru menemukan tetangganya tersebut dalam kondisi tidak bernyawa di rumah makan miliknya.

BACA JUGA :  Bina Kepribadian WBP Wanita, Kemenag Mojokerto Gelar Pengajian Rutin di Lapas Mojokerto

Mendapat laporan warga, petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Mojokerto mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah proses awal di lokasi selesai, petugas membawa jenazah korban ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Erfahmi belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan korban meninggal dunia.