Daerah

Kepala Desa Karangsono : Desa Karangsono Menjadi Tempat Wisata yang Berbasis Kearifan Lokal dan Agropolitan

×

Kepala Desa Karangsono : Desa Karangsono Menjadi Tempat Wisata yang Berbasis Kearifan Lokal dan Agropolitan

Sebarkan artikel ini

Blitar, Sekilasmedia.com-Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar mendapat perhatian dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dengan kedatangan Staf Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, di BUMDes Lestari, Kamis (24/06/2021).

Kedatangan mereka untuk identifikasi lapangan program bantuan pengembangan obyek wisata.

Menurut Staf Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Ainun Nurma menjelaskan, Desa Karangsono merupakan salah satu penerima bantuan pengembangan obyek wisata. Sebab desa ini merupakan desa yang berbasis budaya.
“Sesuai arahan Gus Mentri (Abdul Halim Iskandar) bagaimana kearifan lokal dari seni dan budaya harus dilestarikan, dikembangkan dan dijaga. itulah mengapa Desa Karangsono menjadi perhatian dari pimpinan kami untuk menerima bantuan, ” tuturnya.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 mengenai SDGs Desa, yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif. Sasaran utama poin ke-18 ini adalah segala kearifan lokal yang dimiliki desa tetap bertahan dan bisa berkembang.

BACA JUGA :  Rapat Pembahasan wajah kota Pemerintah Kota Bergerak Cepat Untuk Mendataannya

“Direncanakan Desa Karangsono akan membangun balai kesenian di tempat BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Agar setiap latihan, pertunjukan dan lain-lain bisa terpusat disitu, sehingga bisa menjadi tempat wisata dan otomatis meningkatkan perekonomian, ” ujar dia.

Sementara itu Kepala Desa Karangsono, Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono saat dikonfirmasi menuturkan, kedatangan mereka terkait pengajuan Pemerintah Desa Karangsono untuk bantuan pengadaan balai kesenian dan budaya. Untuk nantinya sebagai sanggar sarana menampung aspirasi jiwa dan budaya kesenian yang ada di desa.

“Nantinya, dengan kesenian kearifan lokal bisa membawa misi dan mempromosikan ke kancah kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasional, karena Desa Karangsono ini mempunyai banyak kesenian diantaranya, kuda lumping, tari-tarian, mocopat, seni beladiri dan lain-lain. Yang ini akan kita rajut untuk diakomodir bakat-bakat mereka dan disalurkan supaya menjadi penghidupan bagi kelompok pecinta seni dan budaya di desa, ” jelas Bagas panggilan akrapnya.

BACA JUGA :  Buka Giat Penguatan Wawasan Kebangsaan, Begini Pesan Wali Kota Habib Hadi

Kata dia, kebetulan Desa Karangsono ini adalah desa wisata agropolitan yang didalamnya ada wisata kebun Belimbing, wisata kebun Alpukat, wisata kampung Jambu. Kedepan akan dikonsep menjadi rangkaian paket wisata di desa.

“Saya berharap dengan wisata seni dan budaya serta wisata agropolitan bisa saling menguntungkan dengan kata lain simbiosis mutualisma untuk meningkatkan perekonomian desa. Sehingga Karangsono nanti menjadi tempat wisata yang berbasis kearifan lokal dan agropolitan serta terkenal diseluruh nusantara” tandasnya. ddg