Daerah

Kapolda Minta Bekukan Tiga Ormas Di Bali      

×

Kapolda Minta Bekukan Tiga Ormas Di Bali      

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, waktu lalu mengirim surat rekomendasi, terkait penghentian atau dibekukan sementara kegiatan ketiga ormas besar yang di Bali.

Pasalnya, dari 108 ormas yang ada di Bali, tiga ormas tersebut terdata melakukan perbuatan pidana, dan mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Wijaya, Kamis (10/1) mengatakan, bahwa surat rekomendasi itu, sudah ditujukan kepada Gubernur Bali, per April 2017 silam, namun hingga saat ini belum juga mendapat tanggapan.

Karena lama mandeg, Kapolda akhirnya memerintahkan Kabidkum Kombes Pol. Mochamad Khozin untuk mengecek kembali perkembangan surat rekomendasi tersebut.

BACA JUGA :  Polisi Sahabat Santri, Polres Pasuruan Gelar Dialog Interaktif Dengan Santri Pondok Pesantren

” Saat rapat koordinasi di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali tadi pagi (kemarin-red), Kabidkum bertemu Sekda dan membahas soal itu, ” ujarnya.

Bahkan, dipertemuan itu, Sekda Dewa Made Indra, mengatakan, jika surat rekomendasi dari Kapolda, terkait keberadaan ormas di Bali, telah diterima dan sudah dibicarakan dengan fungsi terkait. Namun, surat itu selanjutnya masih akan dikoordinasikan dengan Gubernur Bali.

Padahal surat rekomendasi sudah lama diajukan, setelah adanya kejadian tindak kekerasan oleh beberapa anggota ormas. Kala itu, banyak pihak berharap, agar kejadian mendapat atensi dari Gubernur Bali, dengan diberikan surat Peringatan (SP) kepada ormas tersebut.

BACA JUGA :  Korem 082/CPYJ Terima Penghargaan IKPA Terbaik I Kategori Pagu Besar

Lanjut Kombes Hengky memaparkan, ketegasan Kapolda Irjen Golose dalam memberantas organized crime khususnya premanisme di Bali, mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan preman yang dulu berkedok ormas dan kerap melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, langsung tiarap, sejak Golose menjabat Kapolda Bali.

Padahal, para preman tersebut dulunya sering melakukan pungli dengan mengatasnamakan ormas, namun sudah banyak yang ditangkap dan diproses secara hukum.

” Tahun ini pun salah satu program prioritas Bapak Kapolda adalah memerangi premanisme. Tujuannya supaya masyarakat Bali merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, ” pungkasnya. (son)