
Tabanan Bali,Sekilasmedia.com-
Diduga tak bisa berenang, dua bocah perempuan Ni Komang Vika Putri lestari (11) asal Banjar Bonian Antap, Selemadeg dan Viorentin Suipimay Liani Agustina (9) dari Banjar Sari, Gumbrih, Pekutatan, Jembrana, tewas saat mandi di kolam renang milik Hotel Luxindo Bintang Laut, Banjar Bonian, Desa Antap, Kec Selemadeg, Kab Tabanan.
Peristiwa itu terjadi Kamis (10/1) kemarin, meski telah dilarang keduanya nekat berenang.
Informasinya, kedua korban sedang belajar kelompok di Hotel Luxindo Bintang laut, bersama temannya Elsi yang kebetulan ayahnya bekerja di hotel tersebut. Sekitar pukul 16.30 wita, mereka selesai belajar kelompok, karena gerah, korban Vika dan Viorentyin mengajak Elsi berenang di kolam hotel tapi tidak mau.
Bahkan, Elsi sempat melarang keras kedua rekannya itu untuk tidak berenang, karena kedalaman kolam 2,4 meter, justru kedua korban menjawab ‘biarin’. Lantaran bersikeras sehingga Elsi tidak bisa melarang lagi. Dan kedua korban langsung menuju kolam dan Elsi mengikuti sambil main HP.
Keduanya langsung lompat menceburkan diri ke dalam kolam. Sementara Elsi duduk di kursi yang jaraknya sekitar 3 meter dari kolam. Sanggking asyiknya main HP, Elsi tidak memperhatikan rekannya berenang. Kemudian Elsi curiga karena rekannya tidak muncul-muncul. Akhirnya Elsi melihat dari bibir kolam dan melihat kedua temannya itu sudah tenggelam.
Elsi langsung panik dan memanggil kakaknya bernama Jimmy. Jimmy yang datang segera loncat ke kolam, berusaha menyelamatkan kedua korban itu. Karena kewalahan, Jimmy meminta bantuan saksi I made Adianta (54) asal Bonian untuk mengangkat kedua korban ke bibir kolam.
Saat diangkat, kedua korban ternyata sudah meninggal. Mereka kemudian meminta bantuan dan melapor ke kelian dusun Bonian, I Wayan Suasta (36) yang kemudian langsung melapor ke Polsek Selemadeg.
Berdasarkan laporan, Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Budi Astawa beserta jajaran dan tim medis Puskesmas Selemadeg I, meluncur ke lokasi. Setiba di lokasi, kedua korban sudah dibaringkan di bibir kolam dengan ditutupi sehelai kain. Setelah dicek, ternyata keduanya sudah meninggal dunia.
Hasil pemerisaan sementara, tidak ditemukan andanya kekerasan pada tubuh korban, dan polisi masih menunggu pihak keluarga dari korban guna dilakukan otopsi.






