Daerah

PJ SEKDA: BANYAK PENYALAHGUNAAN PRESENSI ELEKTRONIK SIPERLU

×

PJ SEKDA: BANYAK PENYALAHGUNAAN PRESENSI ELEKTRONIK SIPERLU

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – PJ Sekda Kab. Lumajang, Drs. Agus Tryono, M. Si., menghimbau kepada seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kab. Lumajang untuk selalu disiplin, misalnya, dalam berpakaian dinas. Ketentuan pakaian dinas telah diatur yang sesuai dengan Peraturan Bupati no 15 tahun 2016. Hal ini, disampaikan Pj. Sekda saat memimpin Apel pagi, di halaman Kantor Bupati Lumajang, Rabu (23/01/19) pagi.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan, khususnya pakaian dinas yang berlaku pada Rabu, adalah warna Putih Hitam. Bagi pejabat Eselon 2 menggunakan pakaian putih lengan panjang. Sedangkang bagi pejabat eselon 3, 4, dan staff memakai pakaian putih lengan pendek.

BACA JUGA :  Diskan Berikan Pelatihan Produk Olahan dan Turunan Tanaman Mangrove

“Untuk kelengkapan temen – temen putri pada Rabu, yaitu memakai kerudung hitam polos,” tegasnya.

Di sisi lain, berdasarkan laporan data base presensi elektronik. Ia mengatakan, bahwa, pada tanggal 2 sampai 11 Januari yang lalu jumlah pelanggaran ASN yang menyalahgunakan presensi elektronik terbilang sangat besar. Kalau ditotal dari seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kab. Lumajang mulai dari bagian, Kec. UPT serta sekolah- sekolah tercatat 1333 pelanggaran.

BACA JUGA :  Penuh Semangat Kebersamaan, Polres Mojokerto Ajak Peringati HUT Humas Polri ke 73 Dengan Makan Nasi Tumpeng Bersama

Ia mengungkapkan, jenis pelanggaran yang dilakukan dalam presensi elektronik diantaranya, satu perangkat dipergunakan untuk lebih dari 1 orang. Ada juga, saat presensi berada di luar titik koordinat. Pelanggaran itu bisa terdeteksi.

“Aplikasi kita bisa mendeteksi, ketika ada penyalahgunaan oleh ASN,” ujarnya. Pj. Sekda mengungkapkan, bahwa nanti sistem presensi “Siperlu” akan disempurnakan dengan kewajiban ASN meng-upload wajah masing-masing. Aplikasi tersebut bisa mendeteksi titik koordinat posisinya,” ujarnya.

Ia berharap ke depan trend pelanggaran yang pada kalangan ASN dapat menurun,”(Sh3lor).