Daerah

DPRD Gresik Bersama REI Jatim Dan Komisariat REI Gresik Adakan Baksos Di Wilayah Kecamatan Benjeng

×

DPRD Gresik Bersama REI Jatim Dan Komisariat REI Gresik Adakan Baksos Di Wilayah Kecamatan Benjeng

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Kolaborasi DPRD Kabupaten Gresik bersama Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur dan Komisariat REI Gresik  mengadakan aksi  bakti sosial (baksos) kepada warga terdampak banjir kali lamong  di dua desa dalam wilayah Kecamatan Benjeng yakni Desa Delik Sumber dan  Desa Sedapur Klagen pada Rabu (1/12/2021).

Tampak hadir Ketua DPRD Gresik Mochamad Abdul Qodir, Wakil Pimpinan DPRD Gresik seperti Ahmad Nur Hamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik Komsatun (dapil Benjeng- Balongpanggang),  Plt Sekwan Gresik Sutarmo, perwakilan REI Jatim, Ketua Komisariat REI Gresik beserta rombongan, Muspika Kecamatan Benjeng, Kepala Desa Delik Sumber, Kepala Desa Sedapur Klagen dan warga penerima bantuan.

Camat Benjeng Suryo Wibowo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadirannya sekaligus kegiatan baksos oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik bersama para pengusaha pengembang perumahan (REI Jatim dan Komisariat REI Gresik) di wilayahnya.

Dikatakannya,” bahwa banjir luapan kali lamong setiap tahun di kecamatan Benjeng biasanya menerjang 8 desa. Seperti Desa Sedapur Klagen dan Desa Delik Sumber yang mendapat bantuan sembako dalam aksi bakso kali ini, lalu Desa Kedungrukem, Desa Munggugianti, Desa Bulurejo, Desa Lundo, Desa Gluran Ploso, dan Desa Balongmojo.”

Terkait penanganan banjir luapan kali lamong di wilayah Kecamatan

Benjeng, Ketua DPRD Kabupaten Gresik M. Abdul Qodir mengungkapkan bahwa ini bagian dari bentuk kolaborasi antara pemerintah bersama pelaku-pelaku usaha di Kabupaten Gresik.

” Kami, DPRD Kabupaten Gresik mewakili pemerintahan daerah meminta maaf kepada masyarakat Kecamatan Benjeng, karena memang pemerintah seperti yang saya sampaikan belum bisa menyelesaikan banjir dan dampaknya,” ujarnya.

BACA JUGA :  HUT RI, Seluruh Warga Terdampak Pandemi Terima Bantuan Beras Tanpa Terkecuali

Dan beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban warga kita. Kebetulan teman-teman dari pengusaha pengembang perumahan  atau REI mau melakukan bakti sosialnya bersama kami.

” Alhamdulillah, kami bersyukur bersama REI bisa distribusikan baksos untuk dalam rangka meringankan warga kita,” ucap Abdul Qodir.

Lebih lanjut  Ketua DPRD Gresik kepada awakmedia menjelaskan bahwa progres penanganan kali lamong  sejauh ini seperti apa dari sisi pemerintah. Hari ini, kita terbatas sekali, artinya ada hal yang tidak mungkin kita lakukan karena dibatasi oleh kewenangan, dan sebagainya.

Tapi upaya untuk mengurangi, sudah dilakukan seperti  pengerukan, normalisasi pada   sungai-sungai yang mengalami botle neck, penyempitan dan seterusnya.Saat ini sudah mulai dilakukan normalisasi.

Kemudian, menyinggung terkait pengadaan alat, di P-APBD kami kemarin, ada alokasi anggaran untuk pembelian alat. Dan alokasikan untuk tahun 2022 sekitar Rp. 8 miliar dengan realisasi  Rp. 7 miliar di APBDnya, yang digunakan bagi  pembelian alat dan sebagainya.

Sementara ini, untuk operasional  pengerukannya banyak dibantu teman-teman pengusaha seperti di Cerme, berasal dari CSR perusahaan sekian ratus juta, imbuhnya.

Sebenarnya untuk Tahun 2022, DPRD Gresik sudah menyampaikan kepada pemerintah, harus lebih awal mengadakan deteksi inventarisasi terkait dengan berapa jumlah waduk kita. Hal ini sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi dampaknya melalui normalisasi waduk, agar air tidak masuk ke permukiman dan lahan persawahan.

” Maka harapan kami nanti, kenapa BOP seluruh OPD kita berikan di perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun ini ? Agar  di tahun 2022, start bulan Januari sudah  bisa dimulai, APBD  sudah mulai digunakan. Perencanaan  ada di APBD  tahun 2021 ini agar bisa segera lebih cepat. Kalau nunggu nanti BOPnya tahun 2022,  pasti molor lagi,” beber Ketua DPC PKB Gresik.

BACA JUGA :  Kapolres Pasuruan Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polres Pasuruan

Bulan Januari atau Februari, sekurang-kurangnya OPD teknis sudah bisa banyak melakukan penggunaan anggarannya. Agar normalisasi ini bisa lebih cepat ketika turun hujan lagi. Akhirnya di tahun 2022,  Masyarakat tidak terlalu susah dampaknya bisa kita kurangi, harapnya.

Selain menggunakan alokasi anggaran dari APBD, tampak pemerintah daerah juga melakukan  terobosan untuk membantu penanganan kali lamong. Yaitu dengan menggandeng perusahan-perusahaan di Kabupaten Gresik melalui  program CSR-nya. Dan langkah konkritnya di tahun 2022 nanti.

Pada kesempatan ini, Ketua Komisariat REI Gresik Widodo Feryanto sekaligus mewakili REI Jatim mengatakan kegiatan bakti sosial  bersama DPRD Gresik hari ini, di wilayah Kecamatan Benjeng khususnya Desa Delik Sumber dan Desa Sedapur Klagen  sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga terdampak banjir luapan kali lamong.

” Dalam bakti sosial ini, kami memberikan bantuan sembako berupa beras dan mie instan serta terpal kepada warga terdampak banjir luapan kali lamong. Mudah-mudahan bisa  sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Setelah itu,  Pimpinan DPRD Gresik bersama pengusaha pengembang perumahan baik REI Jatim maupun Komisariat REI Gresik membagikan  batuan sembako berupa beras 5 kg sebanyak 400 paket  dan mie instan 400 dos serta 20 buah terpal terbagi untuk Desa Delik Sumber, 200 warga dan Desa Sedapur Klagen untuk 200 warga. (rud)