Daerah

PENGASUH PONPES SUNAN KALIJOGO MENGGELAR KOMPETENSI PACUAN KUDA TINGKAT NASIONAL

×

PENGASUH PONPES SUNAN KALIJOGO MENGGELAR KOMPETENSI PACUAN KUDA TINGKAT NASIONAL

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Ketua Pordasi Lumajang H.Siswanto yang sekaligus pengasuh pondok pesantren Sunan Kalijogo yang beralamat di Desa. Wotgalih Kec.Yosowilangun, menggelar kompetisi pacuan kuda tingkat Nasional yang diselenggarankan selama 3 hari mulai Jumat (08/02/2019) hingga minggu (10/02/2019) diarena pacuan kuda di pantai Wotgalih Kec.Yosowilangun Kab. Lumajang.

Menurut H.Siswanto yang didampingi istri terhadap media pada, jum’at (08/02/2019) menyampaikan bahwa pacuan kuda ini di selenggarakan dalam rangka merebutkan piala PP Sunan Kalijogo yang berada dibawah naungannya dan baru kemarin resmi dibuka.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan I Tahun 2023 Membahas Rekomendasi LKPJ

“Pacuan kuda ini saya selenggarakan dalam rangka merebutkan piala PP Sunan Kalijogo yang berlokasi dirumah saya dan baru kemarin resmi dibuka, dimana untuk pesantren putra dan putri sifatnya gratis, dengan tujuan ingin sekali mencetak santriwati dan santriwan menjadi manusia yang berakhlakulkarimah tinggi sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW”. Tutur H.Siswanto

H.Siwanto juga menyampaikan, bahwa terkait pacuan kuda ini diselenggarakan bertujuan ingin mencetak kuda pacu yang tangguh khususnya di Wilayah Kab. Lumajang,

“Pacuan kuda saat ini saya selanggarakan untuk mencetak kuda pacu yang tangguh agar di Kab.Lumajang bukan hanya simbol kudanya saja yang dikenal, akan tetapi ketangguhan dari kuda itu sendiri”, Tetang Abah Sis panggilan akrab H.Siswanto

BACA JUGA :  Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Tutup Malang Djadoel 2: Perpaduan Budaya, Sejarah, dan Antusiasme Warga

“Kami juga ingin menunjukkan wisata yang berada dikawasan kab. Lumajang tentunya pantai Wotgali agar bisa dipandang oleh daerah – daerah lain bahkan sampai manca negara, jadi bagaimana caranya agar wisata Lumajang tidak tertinggal dengan wisata didaerah lainnya”. Imbuhnya.

“Mari kita tunjukan bahwa masyarakat Lumajang yang benar – benar menjadi masyarakat yang berpendidikan”. Pungkasnya.(shelor).