Daerah

Video Ritual Pernikahan Manusia dan Kambing Viral, Warga Gresik Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf

×

Video Ritual Pernikahan Manusia dan Kambing Viral, Warga Gresik Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini

 

Gresik,sekilasmedia.com – Setelah ritual perkawinan manusia dan kambing atau domba yang diunggah dalam kanal Youtube dan TikTok menuai banyak kecaman dari berbagai elemen masyarakat di kota Santri, bahkan Bupati Gresik dan Ketua DPRD juga ikut bersuara menyoroti kegiatan tersebut pada Senin (6/6/2022).

Langsung hari itu, warga Gresik sebagai pemeran dalam ritual tersebut menggelar klarifikasi dan permohonan maaf dengan disaksikan Kepala Desa Jogodalu, Camat Benjeng, Ketua MUI Kecamatan Benjeng, Ketua MUI Kecamatan Balongpanggang dan , tokoh masyarakat setempat.

Disini pemilik pesangrahan keramat ini, dalam pernyataannya bukan memakai istilah pernikahan tetapi pinang untuk ritual ini.

Dalam klarifikasinya, Nurhudi Didin Arianto selaku pemilik Pesangrahan Keramat menyatakan
berdasarkan berita yang berkembang akhir-akhir ini, jangan sampai kita diadu domba, terprovokasi apalagi berita itu dapat menimbulkan fitnah yang merusak tantanan etika agama dan nilai-nilai moral seseorang dan kelompok masyarakat.

Dijelaskannya, bahwa Ritual pinang domba antara Gus Saiful Arif dan domba Putri yang diberi nama Sri Rahayu Sebenarnya bukanlah sebuah acara Pernikahan antara manusia dengan hewan.

Namun ritual pinang domba tersebut, semata mata hanya untuk mendongkrak dan menaikkan rating subscribe dari YouTubers Gus Arif Saifullah dari Sanggar Cipta Alam yang juga merupakan seorang tokoh spiritual sekaligus YouTubers dan pemilik konten tiktok.

BACA JUGA :  Bantuan UEP 2021,Aji Mesir Sukses Bangun Wisata Baru

Menurut hemat Nurhudi, didalamnya terdapat pesan moral yang baik dan sedikitpun tidak ada indikasi atau bermaksud untuk keluar dari koridor norma-norma agama atau tidak ada sedikitpun niatan untuk menistakan agama dan budaya, Namun melainkan hanya memberikan pesan moral yang baik, pentingnya untuk saling menghormati dan menghargai serta tidak terpecah belah.

‘’Karena kita berada di negara yang masyarakatnya heterogen sehingga perlu adanya upaya untuk merawat kerukunan dan harmonisasi dalam setiap perbedaan,’’ ujarnya.

Nurhudi Didin Arianto yang selama ini dikenal banyak kalangan, merupakan tokoh spiritual keagamaan kental dan melaksanakan syari’at agama Islam, sekaligus Ketua Paranormal Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Dia berpesan, ” Masyarakat diharapkan jangan mudah terprovokasi dan jangan sampai mudah di adu domba oleh pihak manapun. Apalagi dengan adanya berita-berita yang berkembang akhir-akhir ini setelah ritual pinang domba yang notabene sebenarnya hanyalah sebuah pembuatan konten YouTube dan tiktok yang berisikan pesan moral yang baik.

Masyarakat jangan sampai mudah terpancing isu-isu dan segala komentar negatif yang muncul terkait hal tersebut.

BACA JUGA :  *Melihat Pembuatan Jalan Tembus Desa Jembul – Desa Rejosari*

“Mari kita berbaik sangka dan lebih cerdas menyikapi segala sesuatunya, Mari kita ambil hikmahnya yang baik, suatu pengorbanan yang sangat mulia itu bisa dibuktikan dengan adanya sebuah pengorbanan yang tulus untuk kepentingan masyarakat banyak apalagi demi menjaga stabilitas kerukunan antar umat beragama, dan segala nilai-nilai yang baik yang terkandung didalamnya,” ungkap Nurhudi.

Dirinya tidak memungkiri bahwa dalam pembuatan konten tersebut pasti menimbulkan pro dan kontra apabila tidak memahami segala unsur-unsur pesan moral yang terkandung didalamnya.

Bahwasanya fitrah manusia adalah makhluk yang diciptakan sempurna dan sudah diberikan sebuah pasangan oleh Allah SWT antara laki-laki dan perempuan agar jangan sampai menyalahi kodrat sebagai manusia, dengan menjaga fitrah manusia dan tidak menyimpang. Insyaa Allah, alam semesta akan terjaga kestabilannya dan Allah tidak akan murka.

“Untuk itu apapun yang akan kita perbuat dan lakukan, lakukanlah dengan bijaksana agar semua komponen dan elemen masyarakat dalam kehidupan sosial masyarakat demi terwujudnya kehidupan yang rukun dan harmonis”, pungkas Nurhudi.

Diakhir acara telah dilakukan sebuah penandatanganan surat pernyataan yang di tandatangani oleh berbagai unsur yang hadir pada acara tersebut. (rud)

.