Daerah

Polsek Pujon Laksanakan Giat Patroli Dialogis dan Penyemprotan Disinfektan

×

Polsek Pujon Laksanakan Giat Patroli Dialogis dan Penyemprotan Disinfektan

Sebarkan artikel ini

 

Petugas saat laksanakan penyemprotan desinfektan di kandang ternak sapi milik warga Desa Padesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Batu,sekilasmedia.com- Giat rutin terus dilakukan jajaran kepolisian demi mencegah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah hukum Polres Batu.

Kali ini Polsek Pujon laksanakan giat patroli dialogis dan penyemprotan disinfektan pada kandang ternak di Dusun Gesingan RT.03 RW.08 Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (16/7/2022).

Kapolres Batu AKBP Oscar Syamsuddin melalui Kapolsek Pujon AKP Purwanto Sigit Raharjo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk monitoring dan memberikan imbauan kepada peternak di tingkat Desa.

BACA JUGA :  Tinjau RS Korban Erupsi Semeru, Kapolri Instruksikan Beri Perhatian Khusus ke Lansia, Ibu Hamil dan Anak 

Seperti yang dilakukan jajaran anggota Polsek Pujon bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis ke pemilik kandang sapi milik H. Umbara di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon.

Kapolsek Pujon AKP Purwanto Sigit Raharjo membenarkan bahwa anggotanya terus melakukan patroli secara dialogis ke para peternak sapi, sesuai perintah Bapak Kapolres Batu.

“Dalam patroli tersebut, hasil yang didapat hewan ternak sapi perah dalam keadaan sehat tanpa ada ciri-ciri gejala PMK. Petugas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan hewan dan kandang ternak,” kata Purwanto.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Blitar Hadiri Business Matching Tahap IV di Bali

AKP Purwanto menghimbau kepada pemilik ternak Jika menemukan ciri-ciri Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternaknya agar segera langsung melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan petugas PPL dari Dinas Pertanian dan Peternakan serta agar segera memisahkan hewan yang sakit ( karantina) dengan hewan yg sehat.

“Menjaga kebersihan kandang dan pakan untuk mencegah hewan ternak tertular penyakit. Juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di kandang, serta tidak melakukan mobilitas sapi yang keluar dan masuk ke Desa, dan tidak perlu panik apabila ada ternak sapi yg terjangkit PMK,” pungkasnya. (BAS)