Daerah

Publik Hearing, Abdullah Hamdi Sampaikan Pentingnya Sistem Tranportasi Terintegrasi

×

Publik Hearing, Abdullah Hamdi Sampaikan Pentingnya Sistem Tranportasi Terintegrasi

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Pada acara Publik Hearing atau dengar pendapat masyarakat kali ini, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik H. Abdullah Hamdi, S.S menjelaskan terkait rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kegiatan publik hearing ini, berlangsung di KB-RA Aisyah Dusun Ngablak Desa Gempol Kurung Kecamatan Menganti, pada Minggu (13/11/2022).

Menurut Abdullah Hamdi bahwa dengan adanya ranperda inisiatif ini, Kami ingin Kabupaten Gresik ini mempunyai sistem transportasi yang terintegrasi, mulai dari wilayah selatan, utara dan kota, semuanya itu terintegrasi.

” Kalau ini bisa terintegrasi dengan baik dan di dukung dengan kondisi infrastuktur yang baik, saya yakin akan mengurangi dampak kemacetan yang ditimbulkan oleh angkutan, terutama angkutan yang masih bersifat pribadi,” katanya.

BACA JUGA :  Persiapan Upacara HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023, Kodim 0815/Mojokerto Bareng Polres & Pemda Gelar Rakor Bersama

Kami harap, pertama adanya keseriusan setelah ada kajian ini. Pemerintah bisa membuat terobosan terkait itu, dan yang paling penting yakni angkutan massal. Dari utara ke selatan, ada tempat pabrik, di situ ada pol-pol, yang bisa membawa dari satu tempat ke tempat lain, tutur dia.

Kedua, adanya ketegasan transportasi ini bisa mengurangi dampak kemacetan dan kecelakaan.

” Harapan kami, pemerintah serius menggarap ini, dengan kajian yang sudah dilaksanakan. Kita yang ada di DPRD akan selalu siap bekerjasama dengan pemerintah daerah. Karena kita sama-sama pemerintah,” ucap Hamdi.

Jaringan integrasi ini bisa lewat darat dengan kendaraan bermotor, bis dan sebagainya, ataupun kereta. Karena di sana nanti menjadi titik pusatnya industri yang ada di utara.

Tol penting dan jaringan lainnya penting, semuanya akan kita pikirkan, baik itu arus yang ada di jalan maupun di aliran sungai seperti perahu, tambang dan sebagainya, bebernya.

BACA JUGA :  Pimpin Apel HUT Satpol PP Ke-72, Bupati Mojokerto : Jadilah Personil Satpol PP yang Dicintai Masyarakat

Saat ini kondisi kepadatan arus lalu lintas di wilayah selatan lebih padat daripada wilayah utara.

Dengan memandang hal tersebut anggota Komisi II DPRD Gresik menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan dengan bergesernya pabrik-pabrik besar ke utara, saya yakin akan menimbulkan kepadatan lalu lintas seperti di selatan.

Ditambahkannya, Alhamdulillah, tahun ini kita sudah membebaskan yang ada di Manyar dan diperlebar, nanti juga di dukung dengan Tol yang menuju sampai Semarang. Mudah-mudahan nanti segera terlaksana. Dan tidak menutup kemungkinan juga rel kereta, jadi moda transportasi massa yang menjadi titik pada persoalan yang ada di Kabupaten Gresik, segera di eksekusi,” pungkasnya. (rud)