Daerah

Tingkatkan Integritas, Pemkab Mojokerto Gelar Talksow Membangun Budaya Anti Korupsi

×

Tingkatkan Integritas, Pemkab Mojokerto Gelar Talksow Membangun Budaya Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko bersama para OPD serius mengikuti pemaparan Talksow secara daring dari KPK

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Dalam rangka menyongsong hari anti korupsi se dunia, pemerintah kabupaten Mojokerto melalui Inspektorat daerah menggelar webinar sosialisasi dan Talksow membangun budaya anti korupsi secara virtual dengan narasumber dari KPK bertempat di gedung Sabha Bina Karya (SBK), Kamis 24 November 2022.

Dalam virtual kali ini tampak hadir Bupati Mojokerto Hj Ikfina fahmawati, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, para OPD dan Camat Se- Kabupaten Mojokerto. Semua mendapatkan pemaparan dan sosialisasi dari KPK yang disampaikan oleh
Irawati bagian Deputi Bidang Kordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Wilayah Jawa Timur.

Irawati menyampaikan bahwa budaya anti korupsi itu berangkat dari individu, yakni dengan Integritas nilai yang kita percayai pada diri kita, modal utama dalam membangun pemerintahan yang bersih harus membangun integritas,” ujarnya

Tidak hanya itu, tentunya didukung dengan sistem tata kelola yang baik. Bagaimana kita menjaga nama bangsa dengan integritas.

BACA JUGA :  Pemkot Luncurkan Jenama “Probolinggo Kota Bersolek”, Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan

Seperti diketahui, surve penilaian integritas kabupaten Mojokerto nilainya masih 74, 74 dari nilai terendah 2,2 dan tertinggi 9,0.

Untuk menurunkan angka penilaian Integritas ini, sejauh mana pemerintah daerah dalam menyajikan laporan, transparan dalam sumberdaya manusia, seperti saat mutasi dan rolling ASN.

Transparan dalam mengelola anggaran baik dari APBN maupun APBD sehingga bisa tepat guna, dan teralokasi sesuai dengan peruntukkannya,” jelasnya.

Untuk mengurangi budaya anti korupsi perlu dilakukan 3 hal yang dinamakan Trisula Pemberantasan Korupsi, diantaranya Pendidikan atau edukasi, pencegahan yakni perbaikan dan penguatan serta koreksi atas system yang sedang berjalan, dan yang terakhir adalah penindakan.

Dalam virtual kali ini Bupati Mojokerto Hj Ikfina fahmawati mengatakan bahwa
Pengurangan korupsi harus dibentuk dari ekosistem yang sama, dan selama ini pemkab Mojokerto sudah berbenah diri.

BACA JUGA :  Pesta Ambyar Awards MNC TV 2023, Gebyarkan Kota Mojokerto

Soal integritas kita sudah melaksanakan dengan baik, namun diluar kita juga perlu dukungan sama rekan eksternal seperti LSM dan Wartawan.

Guna keterbukaan informasi publik kita juga harus baik dengan mereka maupun dengan steakholder yang lain. Soal pembenahan Stabilitas wilayah kita tidak bisa berdiri sendiri.

Disampaikan Ikfina, kehadiran Bu Ira sangat memberikan bantuan kepada kami, dengan arahannya yang sangat bermanfaat.

“Integritas, profesionalitas dan pengabdian Ketiganya menjadikan tolak ukur,” kata Ikfina.

Ditambahkan Ikfina, apa yang menjadi pengalaman saya , dan pada keluarga saya jangan sampai terulang kembali. Dan juga jangan sampai terjadi pada tingkat perangkat daerah di Kabupaten Mojokerto,” pinta Ikfina .

Sebab itu integritas tetap kita tingkatkan guna membangun budaya anti korupsi, dan jangan sampai terulang kembali di Kabupaten Mojokerto,” pungkas Ikfina.( Wo/adv)