Daerah

Resmi, Festival Arabian Food Sebagai Destinasi Wisata Kuliner Khas Arab di Desa Gapuro Sukolilo  

×

Resmi, Festival Arabian Food Sebagai Destinasi Wisata Kuliner Khas Arab di Desa Gapuro Sukolilo  

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Festival Arabian Food diresmikan Camat Gresik Arip Wicaksono didampingi Kepala Desa Gapuro Sukolilo Hasan Hasyim Al Habsyi sebagai destinasi wisata kuliner khas arab sekaligus pemberdayaan UMKM lokal yang berada di sekitaran Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim pada Kamis (6/4/2023) sore. Tampak masyarakat begitu antusias mengunjungi acara ini, untuk menikmati kuliner khas arab.

 

Desa Gapuro Sukolilo termasuk wilayah kampung arab yang tertua di Kabupaten Gresik, yang muncul dan berkembang seiring perjalanan Islamisasi di Jawa, yang dilakukan sejak masa Sunan Maulana Malik Ibrahim.

 

Disamping itu, merupakan salah satu desa yang berkedududkan di wilayah perkotaan tepatnya di wilayah Kecamatan Gresik, berstatus Desa Mandiri.

 

Sebagai Desa Mandiri, Kepala Desa Gapuro Sukolilo Hasan Hasyim Al Habsyi dalam sambutannya menerangkan bahwa Desa Gapuro Sukolilo fokus dalam membangun tingkat ekonomi di wilayah pedesaan.

BACA JUGA :  Lawan Covid-19, Polresta Sidoarjo Gandeng Pendekar dan Da’i

 

Melalui peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, dengan memanfaatkan potensi lokal desa yang sejalan dengan upaya peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

 

Desa Gapuro juga merupakan desa wilayah destinasi wisata yang diresmikan oleh Bupati Gresik sebagai kawasan destinasi wisata heritage kota tua yaitu bandar Gresse.

 

” Melalui lumbung pangan ini, kita laksanakan event khusus yang memanfaatkan potensi dan budaya lokal desa di bidang pangan. Yang di kemas dalam agenda festival tahunan yaitu Arabian Festival Food,” terangnya.

 

Kegiatan ini bertujuan menjamin keterjangkauan dan ketersediaan pangan di desa, serta untuk mengembangkan UMKM desa serta melestarikan keanekaragaman budaya khususnya kuliner khas arab di kampung arab yang berada di kawasan wisata bandar Gresse. Selain itu, goalnya Desa Gapuro Sukolilo menjadi daya tarik wisata terkini, tandas dia.

 

Sementara itu, Camat Gresik Arip Wicaksono, S.Sos., M.M. mengatakan kearifan lokal yang ada di Desa Gapuro Sukolilo yaitu adanya Festival Arabian Food, pasar murah dan bazar makanan khas kampung arab.

BACA JUGA :  Kapolresta Mojokerto Bersama Elemen Suporter Mojokerto Gelar Doa Bersama

 

” Mungkin baru pertama kali diadakan featival arabian food. Mudah-mudahan ini bisa diadakan lagi di tahun depan, sehingga ini menjadi agenda tahunan di Desa Gapuro Sukolilo,” ucapnya.

 

Di Kabupaten Gresik, menurut Camat Gresik, dengan hadirnya bandar Gresse, terdapat 4 komunitas yang ingin disampaikan dan dikembangkan, seperti masyarakat kolonial, masyarakat pribumi, masyarakat arab dan masyarakat cina.

 

Dengan hadirnya festival ini, diharapkan

akan meningkatkan partisipasi UMKM khususnya mengenalkan masakan arab. Dan bukan rahasia umum jika masakan arab itu terkenal enak dan banyak peminatnya, meski saat ini penjualnya sangat sedikit. Bagi mereka yang kangen masakan arab, akan terobati di sini. Dan Kami sangat bangga dengan adanya festival arabian food ini, pungkas Arip. (rud)