
Denpasar,sekilasmedia.com-Para pengguna jalan nasional tepatnya di Simpang Tiga, Jalan Raya Bypass Ngurah Rai – Pelabuhan Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan, mengeluh dengan maraknya sopir taksi online yang mangkal di pinggir jalan, hingga mengakibatkan kemacetan parah.
Kemacetan itu juga disebabkan karena minimnya kantong parkir kendaraan di area pelabuhan dan menimbulkan parkir liar di pinggir jalan.
Pengamatan di lokasi, Minggu (6/8) meski sudah ada rambu rambu larangan berhenti, namun kendaraan taksi online yang parkir di sepanjang jalan Bypass Ngurah Rai untuk menjemput tamu masih banyak, bahkan datang pergi bergantian.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, belum lama ini membenarkan fakta tersebut. Dikatakan, secara kapasitas jalan simpang tiga Bypass Ngurah Rai – Matahari Terbit memang terbatas, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan, bahkan dikeluhkan warga sejak februari lalu.
“Kalau untuk pelabuhan Sanur saat ini sudah dilakukan evaluasi. Jangankan ada pelabuhan sebelum ada pun sudah tersendat, apalagi kalau semuanya lewat situ baik masuk maupun keluar pasti berat,” ujarnya.
Untuk meminimalisir kemacetan itu, alternatif jangka pendek bisa dengan skema akses masuk melalui jalan Hang Tuah menuju utara hingga pelabuhan sanur. Karena dalam tata ruang pembagian pelabuhan sanur telah disiapkan garis akses keluar masuk. Bahkan pemerintah telah mendorong itu agar berjalan lebih cepat dan tidak hanya sebatas rencana.
“Ini harus ada penegakkan hukum untuk mencegah penumpukan dari berbagai jalur. Dari sisi industri sendiri itu bagaimana supaya bisa mengurangi ataupun terjadwal dengan tepat khususnya terkait kedatangan atau penjemputan,” ungkapnya,
Diharapkan, agar desa adat yang mewakili wilayah pelabuhan sanur berperan aktif dan ikut bertanggung jawab terhadap permasalahan permasalahan yang ada di sekitarnya. Pun juga dijelaskan, bahwa pembangunan pelabuhan sanur yang merupakan proyek pemerintah pusat itu sudah mengakomodir perkiraan 2 juta penumpang setiap tahun.
“Memang targetnya segitu, tapi kenyataannya prediksi sudah mencapai 2,9 – 3 juta yang menggunakan pelabuhan sanur. Hal ini yang menyebabkan penumpukan kendaraan di luar kantong parkir sehingga banyak taksi online mangkal di pinggir jalan Baypass Ngurah Rai,” tutupnya. SN.






