Daerah

Cese Siswi SDN Lesanpuro 03 Kota Malang Kembali Sabet Juara 1 Kejuaraan Pencak Silat

×

Cese Siswi SDN Lesanpuro 03 Kota Malang Kembali Sabet Juara 1 Kejuaraan Pencak Silat

Sebarkan artikel ini

Malang,sekilasmedia.com – Kejuaraan Pencak Silat Piala Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Tahun 2023 menjadi ajang bergengsi untuk mencetak atlet berprestasi di wilayah Malang Raya.

 

Dimana kejuaraan tersebut adalah untuk menggali potensi dan melahirkan calon – calon atlet pencak silat junior berprestasi di Kabupaten Malang.

 

Selain itu, kejuaraan yang digelar pada tanggal 4 – 5 November 2023 tersebut untuk mengukur pencapaian pembinaan prestasi olahraga pencak silat, utamanya di kalangan pelajar di sekolah se-Kabupaten Madiun.

 

Bertempat di Aula Serba guna SDN 01 Randu Gading Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang tersebut menjadi ajang untuk memelihara persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar se-Malang Raya.

 

Menurut Ketua Panitia Kejujuran Pencak Silat Kepala Dinas Pendidikan angka Kabupaten Malang, Alfan bahwa sekitar kurang lebih 700 atlet yang tebagi dalam kelompok usia dini dan pra remaja dan dikuti lebih dari 10 perguruan silat dari berbagai wilayah di Malang Raya.

 

“Setiap kali usai bertanding akan di umumkan pemenang,peserta langsung menghubungi pihak koordinator piala” terang Alfan.

 

Menurutnya selama dua hari ada 10 kelas lebih yang dipertandingkan. Memperebutkan piala dengan dua jenis kategori yakni tanding dan Solo Kreatif.

BACA JUGA :  Dua Inovasi Berhasil Raih Top 25 Kovablik Se-Jatim

 

Selain itu dirinya menceritakan bahwa Kejuaraan pencak silat tersebut berawal dari ide Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwaji ingin ikut nyengkuyung melestarikan budaya kearifan lokal.

 

Kebetulan sosok Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang seorang pesilat dan memiliki perguruan cukup tenar.

 

“Berangkat menggeluti dunia persilatan, sehingga membuat Kepala Dinas Pendidikan merasa terpanggil untuk mengembangkan pencak silat di Kabupaten Malang. Maka tercetuslah ide membuat kejuaraan yg bertema dari Dinas itu sendiri,” katanya.

 

Harapannya kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah mencetak atlit atlit berprestasi. Sehingga nanti bisa tampil di tinggal Provinsi maupun Nasional atau jenjang lebih tinggi lagi.

 

Sementara ditempat yang sama menurut Andrian Afriandhika salah satu orang tua peserta asal Kota Malang sangat mengapresiasi adanya kejuaraan pencak silat yang dipandegani Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

 

“Kami sebagai mewakili orang tua peserta sangat mengapresiasi kejuaraan ini.Tak lupa rasa senang dan bangga terlebih dua anak saya bisa menang dan keluar menjadi juara 1 untuk tunggal senjata dan fighter,”terangnya.

 

Velischa Zelda Cese Afriandhika (12) dan Muhammad valdiero zafran afriandhika (8), keduanya merupakan siswa dan siswi SDN Lesanpuro 3 Kota Malang, yang tak asing nama mereka di kejuaraan pencak silat Kota Malang.

BACA JUGA :  Tanggap dan Antisipasi Virus Corona, Pemkab Malang Gelar Olahraga Bersama

 

Tak hanya kedua anak kandungnya yang meraih prestasi pada kejuaraan ini. Namun beberapa siswa-siswi yang dalam kurun waktu satu bulan ikut berlatih di kediamannya juga meraih prestasi yang sangat membanggakan dengan memborong delapan piala bergengsi.

 

“Prestasi Velischa Zelda Cese Afriandhika merupakan yang kesebelas kali baik tingkat pelajar, daerah, provinsi maupun nasional, kurun waktu satu tahun” terang, Pria yang juga salah satu pengurus di IPSI Kota Malang ini.

 

Luar biasanya lagi anak anak yang tergabung latihan bersama sejak sebulan lalu rutin di kediaman pria yang disapa Kaji Rian ini, baru tampil di kejuaraan namun langsung mendapat prestasi luar biasa. Selain dirinya sendiri memberikan porsi latihan, Kaji Rian juga melibatkan pelatih-pelatih sekelas Porprov untuk memoles anak- anak usia dini tersebut.

 

“Tidak ada persiapan khusus, hanya berlatih dengan penuh semangat. Dengan prestasi yang diraih semoga menjadi motivasi untuk mewujudkan cita-cita mereka. Khususnya anak saya Velischa Zelda Cese Afriandhika yang bercita-cita menjadi Polwan,”pungkas Andrian Afriandhika. (BAS)