Daerah

Komisi C DPRD Jawa Timur, Apresiasi UPT PPD Madiun Penuhi Target PAD

×

Komisi C DPRD Jawa Timur, Apresiasi UPT PPD Madiun Penuhi Target PAD

Sebarkan artikel ini

Surabaya,Sekilasmedia.com-Komisi C DPRD Jawa Timur mengapresiasi kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Madiun yang telah memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 65 persen ingga bulan Agustus 2024. Hal ini diketahui usai Komisi C DPRD Jatim melakukan kunjungan kerja di UPT PPD Madiun, Selasa (6/8/2024).
“Alhamdulillah, kami menyaksikan secara langsung berbagai metode, gagasan, dan terobosan yang dilakukan oleh UPT PPD Madiun. Kami sangat mengapresiasi kinerja mereka,” kata Ketua Komisi C DPRD Jatim, Abdul Halim usai hearing bersama UPT PPD Madiun.
Halim mengaku kunjungan kerja Komisi C ini untuk memantau penerimaan PAD Tahun 2024. Selain itu untuk tindak lanjut dari hasil rapat dan pembahasan P-APBD Tahun 2024.
Meski memenuhi target, Halim meminta agar menerapkan kolaborasi dan sinergitas antar UPT PPD di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Komisi C meminta kinerja yang baik ini terus ditingkatkan.
“Kami akan memberikan dukungan baik secara kinerja maupun psikologis agar semua UPT PPD di Jawa Timur dapat mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan,” ucapnyanya.
Dalam kunjungan itu, Abdul Halim juga menekankan pentingnya inovasi di setiap UPT PPD dengan memanfaatkan kearifan lokal. Ia melihat UPT PPD Madiun menggunakan istilah ‘Kota Santri’ sebagai gagasan yang mudah diingat masyarakat.
“Ini merupakan terobosan yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Komisi C DPRD Jatim berharap inovasi serupa dapat diterapkan di UPT PPD lain di seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. Ini diharapkan pula dapat menarik minat masyarakat membayar pajak tepat waktu.
“Mapping yang dilakukan oleh UPT PPD Madiun sangat baik. Setiap kota memiliki karakteristik berbeda, sehingga inovasi harus disesuaikan dengan kondisi lokal,” tuturnya.
Selain itu, Abdul Halim berharap, kunjungan kerja Komisi C ke Madiun ini dapat menjadi motivasi bagi UPT PPD lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan mencapai target PAD yang telah ditetapkan.
“Kami akan terus memantau dan mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh UPT PPD di seluruh Jawa Timur untuk memastikan target PAD tercapai,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT PPD Madiun, Aries Nuryadi menjelaskan berbagai inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“Kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang pajak dan keselamatan berkendara kepada siswa. Ini melibatkan tiga instansi, kami, kepolisian, dan Jasa Raharja,” ungkap Aries.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Berikan Penghargaan kepada 18 Perusahaan Mitra dan Kontributor BPJS Ketenagakerjaan

Menurut Aries, sosialisasi sejak dini sangat penting agar generasi muda memahami hak dan kewajiban membayar pajak.

BACA JUGA :  Kemensos Coret Penerima PKH-BPNT Terlibat Judol, Mas Dhito Ingatkan Hindari Penyalahgunaan Bansos

“Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mereka akan lebih sadar akan kewajibannya membayar pajak. Target yang diberikan kepada kami insyaallah dapat tercapai dengan sosialisasi ini,” tuturnya.

Aries juga menyoroti tantangan yang dihadapi, termasuk kendaraan listrik yang tidak dikenakan pajak, serta masyarakat yang belum melakukan daftar ulang kendaraan bermotor.

“Kami optimis dapat mencapai dan bahkan melebihi target pajak, meskipun ada kendala seperti kendaraan listrik. Kami fokus mengejar pemilik kendaraan yang belum melakukan daftar ulang,” pungkas Aries.